Liga Muslim akan Selenggarakan Konferensi Islam Internasional

Makkah,23/5 (Pinmas)-- Suatu konferensi Islam internasional tiga hari akan dimulai di markas besar Liga Muslim Dunia (MWL) di Makkah pada 31 Mei, dalam rangka mempersiapkan dialog antar-agama yang diprakarsai oleh Raja Abdullah bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. Dr. Abdullah Al-Turki, Sekjen MWL, mengatakan bahwa konferensi akan membahas landasan dialog dengan para pemeluk agama lain berdasarkan Al Qur`an dan Sunnah.

"Konferensi juga akan meninjau pengalaman-pengalaman yang lalu di bidang pelaksanaan mereka," katanya menambahkan. Konferensi, akan dihadiri oleh para cendikiawan Islam dari seluruh dunia, yang akan difokuskan pada empat topik utama, seperti landasan dialog di dalam Islam, metodologi dan prinsip-prinsip dialog, pihak-pihak yang terlibat di dalam dialog dan wilayah-wilayah dialog. Dr. Saleh bin-Humaid, pemimpin Dewan Syuro, akan memimpin persidangan pertama, yang akan diisi pemaparan sejumlah hasil riset mengenai konsep dialog dan maksudnya di dalam Al Qur`an dan Sunnah, serta pengalaman-pengalaman dialog kebudayaan di seluruh sejarah.

Persidangan kedua akan dipimpin Sheikh Muhammad Ali Taskhery, sekjen Pusat Rekonsiliasi Sekolah-sekolah Pemikiran Islam. Dalam hal ini, Dr. Ahmed Muhammad Haleel, Ketua pengadilan Jordania, akan menyajikan kertas-kerja mengenai mekanisme dialog, dalam sesi ini. Dr. Mustafa Ceric, mufti Bosnia, akan tampil pada persidangan ketiga, yang akan difokuskan pada pentingnya koordinasi di kalangan organisasi-organisasi Islam dalam mengadakan dialog dengan pemeluk agama lain. Dr. Abdullah Omar Naseef, sekjen Dewan Islam Internasional untuk Da`wah dan Bantuan, akan menyampaikan kertas-kerjanya dalam sesi ini. Dr. Muhammad Al-Sammak, sekjen Pertemuan Tingkat Tinggi Spiritual Islam di Lebanon, akan membahas dialog dengan para penganut agama-agama lain.

Sedangkan Badr Al-Qassimi, wakil ketua Dewan Fiqih India, dan Fauzi Al-Azhar, akan menyajikan kertas-kerja mereka pada persidangan ketiga. Pada persidangan keempat, akan dipimpin oleh Abdul Rahman Sewar Al-Dahab, ketua lembaga perwakilan dari Organisasi Da`wah Islam. Dr. Mahmoud Ghazi dari Kolase Studi Islam di Qatar akan membawakan kertas-kerja yang membahas pertikaian peradaban dan perdamaian dunia, sedangkan Dr. Ali Uzak dari Turki akan membahas landasan bersama di bidang keluarga dan moralitas. Pemimpin MWL menyatakan harapan konferensi tersebut berlangsung sukses.

Dia menyerukan kepadan para intelektual Muslim untuk memberikan ide-ide mereka bagi keberhasilan pelaksanaan dialog tersebut. Sementara itu, pusat-pusat kebudayaan Islam di berbagai tempat di seluruh dunia menyambut ajakan Raja Abdullah untuk berdialog dengan ummat antar-agama. Masyarakat dan organisasi-organisasi Islam di Spanyol mendukung gagasan raja karena dialog akan menyumbang penguatan saling pengertian antara ummat Muslim dan penganut agama lain, kata Dr. Ibrahim Al-Zaid, direktur Pusat Kebudayaan Islam di Madrid. (ant/ts)