Melihat Ruangan Dingin Baru Jemaah Haji di Bandara Jeddah, Nyaman dan Aman.

Jeddah (Kemenag) --- Mulai tahun 2022, jemaah haji  Indonesia setibanya di Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAIA), Jeddah, Arab Saudi, akan memasuki paviliun alias ruangan kaca berpendingin dengan fasilitas tempat duduk dan musalla.

Ruangan ini menjadi tempat transit para jemaah untuk persiapan berihram, mulai dari membersihkan diri (mandi), berwudu, salat, dan niat umrah. Di sini memang disiapkan fasilitas tempat wudu, kamar mandi, serta toilet yang sudah dipisahkan antara jemaah laki-laki dan perempuan.

Menurut Wakil Ketua PPIH Nasrullah Jasam, fasilitas dengan ukuran 40 x 30 meter ini baru digunakan pada musim haji tahun 1443 H/2022 M. Sebelumnya, fasilitas pavilium berpendingin ini belum tersedia.

“Tahun-tahun sebelumnya, hanya model atas desain tenda, karena sifatnya terbuka. Jadi Jemaah masih terasa kepanasan,” kata Nasrullah Jasam di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah Arab Saudi, Rabu (22/6/2022)

Untuk diketahui, fasilitas ini tidak berlaku bagi jemaah yang memiliki fasilitas fast track. Sebab, mereka akan langsung masuk ke Bus Shalawat begitu keluar dari Bandara untuk menuju hotel dan selanjutnya melakukan umrah wajib di Baitullah.

Pavilium sendiri merupakan ruangan dengan dinding kaca yang berada di bawah hanggar terminal haji dengan memiliki fasilitas 300 kursi untuk jemaah. Di tempat ini, setelah siap untuk umrah, jemaah akan  dibagi per kelompok lalu diarahkan memasuki bus untuk berangkat ke Makkah.

Ruangan ini juga dilengkapi fasilitas musala dengan hamparan karpet empuk agar memberikan kekhusukan para jemaah yang datang. Di sini, mereka bisa merapikan pakaian ihram sebelum bertolak ke Makkah.

Kapasitas Pavilium ini muat hingga tiga kloter, sehingga Jemaah yang datang tidak perlu berdesakan, karena begitu datang, para Jemaah disambut oleh petugas penyambutan dari Pemerintah Arab Saudi untuk membagikan cemilan dan makanan ringan serta air zam zam dengan kemasan 20ml yang dibagi secara gratis.

Nasrullah melanjutkan bahwa Bandara Internasional King Abdul Aziz memiliki tempat jemaah untuk beristirahat. Di sana, alumni Pesantren Assidiqiyah Jakarta ini mengatakan, bahwa jemaah bisa mengenakan ihram, bagi yang belum berihram, atau melafalkan niat saat di pesawat dan bisa salat sunat umrah.

"Sekarang di Bandara Jeddah, ada tempat istirahat, pakai ihram, berniat, dan salat sunat," tutur Nasrullah.

Selain itu, Nasrullah berujar paviliun tersebut sangat membantu di tengah cuaca yang sangat panas. Maklum, saat ini wilayah Arab Saudi tengah dilanda cuaca ekstrem. Suhunya berkisar 40 derajat Celsius lebih. "Di cuaca panas, ini sangat membantu," pungkas Nasrullah.