Menag Ajak Peserta Pospenas Junjung Sportifitas dan Kejujuran

Surakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas malam ini membuka Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren tingkat Nasional (Pospenas) ke IX Tahun 2022. 

Seremoni pembukaan berlangsung di Stadion Manahan Kota Surakarta dan dihadiri ribuan santri. Mereka berasal dari perwakilan pondok pesantren di seluruh Indonesia. 

Pembukaan Pospenas diawali dengan penampilan tarian kolosal tradisional, dilanjutkan parade defile kontingen dari seluruh provinsi. 

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas didampingi Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dan Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani. 

Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam pembukaan Pospenas mengajak seluruh peserta dan undangan yang hadir melangitkan doa untuk korban gempa Cianjur. 

"Hari ini di tengah kegembiraan kita di pembukaan Pospenas, saudara kita di Cianjur tengah dilanda duka. Oleh karena itu, saya mengajak kepada kita semua untuk melangitkan doa, semoga yang meninggal khusnul khatimah dan yang luka segera disembuhkan. Alfatihah," ucap Menag mengawali sambutannya, Rabu (23/11/2022)  malam. 

Dikatakan Menag santri bisa menjadi apa saja, mulai dari presiden, wakil presiden, menteri, kepala daerah, politisi hingga atlet yang bisa mengharumkan nama bangsa. 

"Pospenas ini menjadi ajang buat kalian semua sekaligus melahirkan juara. Junjung tinggi sportifitas dan kejujuran karena itu yang paling utama dan diajarkan oleh kyai di pondok pesantren," kata Menag. 

"Adek-adek sekalian diajarkan para kyai untuk selalu jujur dan saatnya lah mempraktikkan di ajang ini. Kepada para juri dan wasit, jangan ajari santri berbuat curang, ajari santri menjunjung tinggi sportifitas," sambung Gus Men panggilan akrabnya. 

Ditambahkan Menag tema yang diusung dalam Pospenas 2022 yakni Gerak Santri Bangkit Negeri sangat sejalan dengan upaya pemerintah untuk bangkit dari pandemi. 

"Saya ajak kalian semua untuk berkontribusi dan bergerak bersama untuk kebangkitan negeri," pesan Gus Men. 

Sementara itu, Dirjen Pendis Muhammad Ali Ramdhani dalam laporannya menyampaikan ajang Pospenas ke IX ini diikuti 2.867 peserta dari perwakilan pondok pesantren se Indonesia. 

Pospenas IX yang digelar di Kota Solo, Jawa Tengah, akan berlangsung 23 hingga 27 November 2022. 

"Para santri Pospenas bakal bertanding di sejumlah cabang olahraga di antaranya, sepak bola, tenis meja, tolak peluru, lompat jauh, lari tunggal dan lari estafet. Selain itu, lomba seni antara lain, stand up comedy, video film pendek, Hadrah, pidato, kaligrafi dan pencak silat seni, " ujar Ali Ramdhani. 

Pospenas IX terselenggara atas kerja sama Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Tampak hadir dalam pembukaan perwakilan kementerian/lembaga, Sekda Pemprov Jateng mewakili Gubenur Ganjar Pranowo, para Kakanwil Kemenag se Indonesia, para Stafsus dan Tenaga Ahli Menag serta pimpinan pondok pesantren. 

Pospenas di Surakarta digelar di tujuh tempat yang digunakan untuk pertandingan, yaitu GOR Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Lapangan Banyuanyar, Lapangan Kotabarat, Stadion Sriwedari, Loji Gandrung, kompleks Balai Kota, dan Pura Mangkunegaran.