Menag Harap Rakernas PHU Munculkan Inovasi Baru dalam Melayani Jemaah

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama hari ini menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Program Penyelenggaraan Haji dan Umrah 2022. Helat Ditjen PHU yang dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ini mengusung tema Tranformasi Layanan Haji dan Umrah. 

Dalam sambutannya, saat membuka Rakernas Ditjen PHU, Menag mengatakan Rakernas Penyelenggaraan Haji dan Umrah adalah upaya untuk mengukur capaian kinerja Ditjen PHU pada tahun 2021, dan sebagai langkah peningkatan kinerja di Tahun 2022 agar lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. 

"Rakernas Ditjen PHU ini diharapkan muncul inovasi-inovasi yang menjadi pilar peningkatan kinerja dan produktifitas yang beriorientasi pada peningkatan pelayanan keummatan, khususnya pada bidang haji dan umrah," kata Menag Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta, Kamis (17/3/2022).

Pokok pembahasan Rakernas kali ini, lanjut Gus Menteri adalah bagaimana mengimplementasikan program prioritas Kementerian Agama pada bidang haji dan umrah. Misalnya, internalisasi moderasi beragama dalam seluruh aspek penyelenggaraan haji dan umrah, melakukan transformasi digital untuk layanan jemaah, memberdayakan masjid untuk pemahaman manasik haji dengan program sapa jemaah haji, dan penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah.

"Pengembangan sumber daya manusia adalah investasi jangka panjang dan penting bagi Kementerian Agama. Kualitas SDM inilah yang akan menentukan seperti apa masa depan Kementerian Agama," tandas Menag. 

"Tak ada gunanya punya kantor bagus, regulasi yang kuat, dan sistem informasi yang canggih, jika tidak ditopang oleh SDM yang kompeten dan kapabel," sambung Menag. 

Tampak hadir mendampingi Menag, Dirjen PHU Hilman Latief, pejabat dilingkungan Ditjen PHU, Stafsus dan Staf Ahli Menag. 

Rakernas Ditjen PHU yang akan berlangsung 16-18 Maret ini diikuti oleh para Kabid Haji Kanwil Kemenag dan Kepala UPT Asrama Haji se Indonesia. 

"Semoga Rakernas ini meberikan optimisme bahwa kita akan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jemaah di maaa mendatang dan menjadi pandemi ini segera berakhir," tutup Menag.