Menag Ingatkan Generasi Muda Tidak Mempelajari Ajaran Aliran Sesat

Jakarta (Pinmas)--Menteri Agama Suryadharma Ali mengingatkan generasi muda untuk terus belajar secara sungguh-sungguh sehingga meraih prestasi setinggi-tingginya. Namun demikian harus waspada, agar tidak mempelajari ajaran agama yang menyimpang sehingga terjerumus masuk aliran sesat. Peringatan tersebut dikemukakan Menag pada acar pelepasan kirab maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu (19/2). Pelepasan peserta kirab sejumlah 5000 siswa madrasah juga dilakukan bersama Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo disaksikan Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, Mubarok, dan Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Sutami. Menag mengatakan, bahwa kalangan muda masih akan menempuh perjalanan hidup yang panjang. Untuk menempuhnya tentu harus punya bekal yang cukup, Bekal agama, pendidikan, budi perkerti dan lain sebagainya, supaya tujuan akhir kita tercapai dengan selamat. "Allah dan RasulNya, Muhammad SAW selalu menekankan pentingnya ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan adalah nadi peradaban Islam. Ketika ilmu pengetahuan tidak terkuasai, maka runtuhlah peradaban Islam," tandas SDA, sapaan akrab Menag Suryadharma Ali. Menag juga mengatakan, tradisi peringatan maulid Nabi Muhammad SAW sudah berlangsung lama di Indonesia . Tidak bisa dipastikan kapan tradisi ini dimulai. Yang jelas, tradisi ini hingga saat ini masih dilestarikan oleh umat Islam Indonesia . " Ada yang mengadakan ceramah, memperbanyak ritual keagamaan, santunan anak yatim, membaca manaqib yang berisi pujian terhadap nabi, membuka bazar murah, dan kirab. Beragamnya bentuk peringatan itu semata-mata dalam rangka mensyukuri kehadian sang pembuka kegelapan, Nabi Muhammad SAW," jelas SDA. Ketua BPPMI, Mubarok menjelaskan peringatan maulid secara rutin diselenggarakan di Masjid Istiqlal dengan berbagai kegiatan dan lomba seperti cerdas cermat, perkemahan pramuka, penulisan ilmiah, MTQ karyawan BPPMI, marawis, baca rawi, khitabah remaja dan kaum ibu, dan santunan anak yatim serta penyampaikan uraian hikmah maulid oleh KH Zainudin MZ. (ks)