Menag Ingatkan Jajarannya Tidak Jual Beli Jabatan

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan pihaknya mengharamkan adanya transaksional atau jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

Hal ini disampaikan Menag Yaqut Cholil saat rapat koordinasi dengan pimpinan KPK dan jajarannya terkait upaya pencegahan korupsi di internal Kementerian Agama.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin Ketua KPK Firli Bahuri dan jajaran Wakil Ketua diantaranya Alexander Marwata, Nawawi Pomolang, Nurul Ghufron dan pejabat KPK lainnya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, Rabu (3/3/2021) siang.

"Transaksional, jual beli jabatan ini kita haramkan betul di Kemenag. Seperti, orang pindah karena nyogok pimpinan. Dan ini akan kita awasi betul sampai ke bawah dengan ketat," kata Menag.

"Kami sudah menerapkan kebijakan di jajaran unit eselon I dalam proses rotasi dan mutasi agar tidak ada transaksional jabatan. Kami sangat berharap dukungan dan supervisi dari KPK," sambung Menag.

Dalam rapat koordinasi pencegahan korupsi tersebut, pimpinan KPK sangat berharap di bawah kepemimpinan Menag Yaqut Cholil Qoumas, transaksi jual beli jabatan tidak terjadi.

Turut mendampingi Menag, Sekjen Kemenag Nizar, Dirjen Pendis Ali Ramdhani, Plt Dirjen PHU Oman Fathurahman, Irjen Kemenag Deni Suardini, dan Stafsus Menag Abdul Rochman.