Menag Sampaikan Bela Sungkawa Atas Wafatnya Gus Lutfi

Rembang (Kemenag) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya Gus Luthfi Thomafi, Direktur Al Hamidiyyah Islamic Center Lasem Rembang.

Ungkapan ini disampaikan Menag saat melakukan takziah di Pondok Pesantren Al Hamidiyyah 2 Lasem Rembang, Sabtu (11/6/2022).

Dikatakan Menag, berita duka ini sangat mengagetkannya, mengingat almarhum adalah sosok yang masih muda dan enerjik, serta cukup aktif dalam kegiatan-kegiatan kepemudaan.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Yahya Cholil Staquf. Menurutnya, Gus Luthfi bisa dijadikan teladan atas sikap dan sifat beliau selama belasan tahun berjuang bersama Gerakan Pemuda Anshor dan Nahdlatul Ulama.

"Saya mengajak kepada sahabat-sahabat gerakan pemuda anshor, sahabat-sahabat banser dan kader NU seluruhnya untuk melihat Luthfi sebagai teladan kita semua tentang bagaimana perjuangan harus dilakukan, tentang bagaimana kesetiaan harus diteguhkan, dan tentang bagaimana cita-cita harus terus dijadikan pancang tujuan," ujar Gus Yahya.

"Saya haqul yakin bahwa apa yang selama ini diperjuangkan oleh Kyai Luthfi merupakan tanaman berkah tersendiri. Semoga pohon berkah yang ditanam mendiang sungguh dapat dipetik buahnya, dinikmati oleh anak-anaknya, oleh sahabat-sahabat yang mencintainya, dan juga Nahdlatul Ulama," imbuhnya.

Gus Luthfi Thomafi bernama lengkap Moch. Luthfi Thomafi, Lc. M.Pd. Almarhum menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (9/06/2022) dini hari di Rumah Sakit Islam Rembang pada usia 45 tahun.

Sebelum wafat, kiai muda lulusan Magister Manajemen Pendidikan Islam di IAIN Kudus itu merupakan pengajar di jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI) STAI Al-Anwar Sarang Rembang.

Selain menjadi dosen, Gus Luthfi Thomafi juga merupakan salah satu Pimpinan Pusat GP Anshor NU dan pengasuh PP Al Hamidiyyah 2 Lasem Rembang.