Penyiapan RS Darurat Asrama Haji Pondok Gede Terus Dikebut

Jakarta (Kemenag) --- Penyiapan asrama haji Pondok Gede sebagai rumah sakit darurat terus dikebut. Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ramadhan Harisman mengatakan, proses penyiapannya masih berlangsung dan diharapkan bisa segera selesai.

“Penyiapannya terus dikebut. Banyak pekerja yang terus mempersiapkan berbagai hal keperluan standar RS darurat di asrama haji Pondok Gede,” terang Ramadhan usai memantai perkembangan penyiapan RS Darurat di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (8/7/2021).

Menurut Harisman, lift portable yang akan digunakan untuk menunjang mobilitas tenaga kesehatan dan pasien sudah terpasang dan diujicoba. Disiapkan juga beberapa toilet portable, serta tempat pemulasaran jenazah portable. 

“Penyiapan kamar perawatan juga terus dikebut. AC kamar diganti baru. Setiap tempat tidur pasien juga dipasang instalasi oksigen,” jelas Ramadan.

“Penyiapan High Care Unit atau HCU juga sudah hampir selesai,” tandasnya.

Untuk RS Darurat Asrama Haji Pondok Gede, pemerintah rencananya menyiapkan 900 tempat tidur isolasi, 50 ICU (intensive care unit), dan 40 HCU. Fasilitas-fasilitas tersebut disiapkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Apabila RS Darurat Asrama Haji Pondok Gede ini selesai penyiapannya, maka untuk pemanfaatan sepenuhnya menjadi kewenangan Kemenkes. Kemenag hanya menyediakan gedung-gedung dan sarana prasarana kamar non medis,” tandas Ramadan.