Persaingan Ketat di Arena Pospeda

Padang, 20/6 (Pinmas)--Hari kedua pelaksanaan Pekan olah raga dan seni (POSPEDA) antar pondok pesantren dan madrasah se-sumbar berlangsung ketat, pada beberapa cabang olah raga seperti Bulu Tangkis,Tenis Meja, Volley Ball dan takraw terlihat persaingan menuju puncak diperlihatkan masing-masing kontingen. Pada cabang Takraw Drs. Hamzah selaku Koordinator mengatakan, Kab. Agam, kota padang, Kab. Padang Pariaman dan Kota Bukittinggi masuk ke babak semi final di kelompok Pondok Pesantren, sementara dikelompok madrasah masih memasuki babak perempat final antara lain kota Pariaman,Kota Payakumbuh,Kab. Swl Sijunjung, Kab. Pessel,Kab.Agam dan Kota Swl. Pada hari kedua Pospeda beberapa cabang olah raga dan seni pada umumnya telah memasuki babak perempat final,semi final, sementara pada cabang lomba qasidah rebana sudah dipastikan akan berakhir hari kedua karena peserta yang berlomba hanya 6 tim dari 19 kab/kota di sumbar. Antusias Hari kedua Pospeda berjalan dengan aman, lancar dan tertib,demikian disampaikan Kakanwil Depag melalui Ketua Panitia Pospeda Drs. Zakaria Nawar. walaupun tempat pelaksanaan kegiatan yang berbeda-beda, baik di asrama haji, gor H. Agussalim, Gor PPLP Air Pacah, MAN 2 padang dan Kanwil Depag, namun koordinasi tetap jalan dan setiap permasalahan yang ada selalu dimusyawarahkan dengan sebagaimana mestinya.ujarnya. Kakanwil Depag Drs. H.Darwas ketika dihubungi menjelaskan bahwa Dalam kegiatan Pospeda ini, "kami melibatkan tim Pemantau atlit dari KONI Sumbar. jadi hal tersebut dilakukan dlm rangka melakukan penyeleksian secara baik terhadap atlit dan seniman/ti yang akan dikirimkan ke Pospenas di Kaltim bulan Oktober mendatang. boleh jadi dalam tim bola volley yang melibatkan 6 atlit ditambah cadangan, tdk mesti seluruh tim itu diikuti oleh tim yang menang pada arena Pospeda kali ini, karena kita juga mempertimbangkan kualitas pemain-pemain lain berprestasi secara individual namun di tim kab/kotanya ia kalah, jadi atlit-atlit seperti itu akan kita bina untuk membawa nama Sumbar di event nasional. Ujarnya. (M.Rifki/ts)