Sekjen Kemenag Dorong Transformasi STAIN Jadi IAIN

Lampung (Kemenag) --- Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar Ali mendorong Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) agar segera bertransformasi menjadi Institut. 

"Lembaga Pendidikan Tinggi binaan Kementerian Agama yang masih STAIN kiranya bisa menjadi Institut, karena selayaknya PTKI itu berstatus Institut," kata Nizar Ali saat memberikan arahan pada Rapat Kerja (Raker) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), di Bandar Lampung, Jumat (4/6/2021). 

Raker yang membahas terkait Penyiapan Pengembangan Akademik, Ketenagaan, Sarpras, Kelembagaan dan Penelitian ini diikuti Rektor dan Ketua PTKI se-Indonesia. Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring  ini  dilaksanakan selama tiga hari, mulai 3 sampai 5 Juni 2021. 

Disampaikan Nizar Ali, Kemenag patut bersyukur atas bertransformasinya enam IAIN menjadi Universitas. Ini kiranya menjadi penyemangat bagi STAIN agar juga menjadi Institut. 

Selanjutnya, Nizar menyarankan pimpinan pendidikan tinggi Islam untuk membangun klaster-klaster PTKI. 

"Harus ada klaster PTKI, kategorisasi diantara UIN, harus ada Prodi yang khusus pada masing-masing PTKI. Konsen ini menjadi afirmasi bagi para Rektor," kata Nizar Ali. 

Selain itu juga, tambah Nizar, akreditasi nasional pada PTKI, harus disiapkan juga agar memiliki daya saing yang unggul. "Yang tak kalah penting adalah implementasi Moderasi Beragama di PTKI dengan membuat Diklat Moderasi Beragama pada civitas akademika," papar Nizar. 

Bagi Nizar Ali, riset-riset Moderasi Beragama harus tetap digencarkan. Basis penelitian adalah output penelitian, bukan laporan-laporan kuitansi dan lainnya. 

"Jika basisnya output, hasil-hasil penelitian yang berkualitas nanti akan semakin melonjak jumlahnya lahir dari PTKI," kata Nizar Ali.