Sekjen Minta Kankemenag Pantau Pelaksanaan PTM Terbatas di Madrasah

Surabaya (Kemenag) --- Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar, meminta Kantor Kemenag Kab/Kota memastikan madrasah aman untuk pembelajaran tatap muka (PTM) Terbatas. Hal ini disampaikan Nizar saat mengunjungi Kemenag Kota Surabaya Minggu (3/10/2021).

Dikatakan Nizar, banyak orang tua wali murid yang sebenarnya masih khawatir dalam mengikuti PTM Terbatas yang sudah mulai digelar beberapa minggu lalu.

Keamanan para siswa, baik itu pelaksanaan protokol kesehatan, maupun pola pembelajaran, harus diawasi sebaik mungkin agar para siswa, guru, tenaga pendidik merasa aman dan nyaman saat belajar.



"Pak Kemenag, saya minta untuk mengawasi secara berkala, fasilitas madrasah dalam menghadapi PTM terbatas di kota Surabaya. Jangan sampai madrasah menjadi klaster penyebaran Covid 19," ujar Nizar.

Ditambahkan Nizar, pengawasan penerapan protokol kesehatan jangan hanya berhenti di sekolah. "Pastikan juga orang tua wali murid dapat menjemput siswa, atau setidaknya dapat memastikan siswa siswi langsung pulang ketika jam belajar telah usai," kata Nizar.

Kepala Kemenag Surabaya Husnul Maram mengatakan Kemenag Kota Surabaya terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada semua madrasah di wilayah Kota Surabaya sesuai anjuran Menteri Agama RI, demi memastikan madrasah aman bagi PTM Terbatas.

"Kami selalu melakukan koordinasi, pengawasan dan pembinaan kepada madrasah, bagaimana penerapan protokol kesehatannya? bagaimana pembagian kelas belajarnya? dan bagaimana pola pembelajaran yang diterapkan oleh madrasah," jelas Husnul.

"Para orang tua perlu diyakinkan bahwa madrasah aman bagi siswa. Namun kami harapkan juga para orang tua bisa terus membantu kami untuk menjaga prokes bagi siswa di luar sekolah. Sehingga, kita saling menjaga satu dan yang lainnya," pungkas Husnul.