Seluruh Hotel Jemaah di Madinah Ada di Markaziyah

Jakarta (Kemenag) ----- Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat Akhmad Fauzin mengatakan bahwa akomodasi jemaah haji Indonesia di Madinah seluruhnya berada di wilayah markaziyah.

"Pada tahun ini, pemerintah menyediakan akomodasi yang seluruhnya berada di wilayah markaziyah, yaitu wilayah yang berada di sekitar Masjid Nabawi dengan jarak paling jauh 600 meter," kata Akhmad Fauzin saat memberikan keterangan pers di kantor Media Center Haji, diasrama haji Pondok Gede, Minggu (12/6/2022).

Akhmad Fauzin menjelaskan bahwa akomodasi ini berada di tiga wilayah markaziyah. Pertama, Markaziyah Janubiyah yang berada di sebelah selatan Masjid Nabawi. Kedua, Markaziyah Syamaliyah yang berada di sebelah utara Masjid Nabawi. Ketiga, ​​​​​​​Markaziyah Ghorbiyah yang berada di sebelah barat Masjid Nabawi.

"Pemerintah menempatkan petugas-petugas haji di wilayah markaziyah yang setiap saat siap melayani jemaah," kata Akhmad Fauzin.

Dijelaskan Akhmad Fauzin, setiap akomodasi jemaah, dilengkapi dengan tempat tidur, kamar mandi di dalam, ruang makan, petugas kebersihan, dan petugas keamanan. Jemaah juga mendapatkan air mineral 1 liter setiap harinya.

"Seluruh jemaah haji Indonesia agar mengingat nomor akomodasi, mengingat arah dan akses keluar masuk lingkungan di sekitar Masjid Nabawi hampir seluruhnya sama," pesan Akhmad Fauzin.

Selain itu, kata Akhmad Fauzin, jemaah haji Indonesia juga diimbau tidak segan untuk bertanya dan berkonsultasi dengan petugas kloter dan sektor jika mendapatkan kesulitan. "Jangan lupa pesan kami, kenali hotel atau akomodasinya, catat dan ingat-ingat nomor akomodasinya serta tidak segan dan malu untuk bertanya kepada petugas," tandas Akhmad Fauzin.

Untuk memudahkan jemaah dan masyarakat dalam mengupdate informasi, sekaligus mendekatkan layanan, pemerintah telah menyediakan layanan WA Center di nomor +966 503 5000 17, dan nomor tersebut sudah terpampang di setiap akomodasi atau hotel Jemaah Haji Indonesia dan titik-titik lainnya baik di Madinah maupun di Makkah.