Sulap Kulit Bawang Putih Jadi Lulur Ramah Lingkungan, Tim Riset MTsN 9 Bantul Raih Medali Emas I2ASPO

Bantul (Kemenag) --- Tim riset MTsN 9 Bantul berhasil membawa pulang medali emas Indonesia Internasional Applied Science Project Olympiad (I2ASPO). Ajang ini diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA), Rabu (15/12/2021). 

Tim riset MTsN 9 Bantul beranggotakan Oktarien Anugrah Gianni Azzahra, Aurora Rei Handoko, Hanum Tetalen Mukti Nurisan, Azzahra Ika Suryaningtyas, dan Aulia Natasya Putri Rochmadi. Mereka mengangkat penelitian tentang limbah kulit bawang putih yang dimanfaatkan sebagai lulur tubuh alternatif yang ramah lingkungan.

Oktarien dan kawan-kawan memilih tema “waste treatment” dan mengambil judul “Utilization of Waste Garlic Skin as an Environmentally Friendly Body Scrub” sebagai pilihan penelitiannya. Dibimbing oleh Imam Riadi, salah satu pembimbing Masemba Research Community, kelima siswi MTsN 9 Bantul tersebut berhasil mengolah limbah kulit bawang yang selama ini hanya dibuang dan menjadi sampah, menjadi produk lulur tubuh alternatif yang ramah lingkungan.

Azzahra Ika Suryaningtyas, salah satu anggota tim mengatakan, lulur buatan mereka benar-benar alami. “Lulur buatan kami jelas alami karena dibuat dari kulit bawang putih,” jelas Azzahra.

Lebih lanjut, Azzahra menjelaskan, kulit bawang putih dapat membuat kulit awet muda dan lebih kenyal. Selain itu, kulit bawang juga berkhasiat untuk membersihkan kulit dari bakteri dan jamur sehingga lebih sehat.

Kepala MTsN 9 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati memberikan apresiasi tinggi kepada tim risetnya yang berhasil menyabet medali emas. Prestasi ini membuktikan MTsN 9 Bantul berhasil melahirkan peneliti-peneliti muda dalam program unggulan risetnya.

“Prestasi demi prestasi di bidang riset meneguhkan MTsN 9 Bantul sebagai madrasah unggulan riset,” tutur Atik, sapaan akrab Kepala MTsN 9 Bantul. (and)