Susun Program Strategis, IAIN Takengon Perkuat Layanan Digital

Takengon (Kemenag) --- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon akan lebih memperkuat lagi layanan digital di masa yang akan datang. Rencana penguatan layanan digital ini dibahas bersama dalam Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun program strategis tahun 2022. 

FGD ini sekaligus melakukan sinkronisasi antara program strategis IAIN Takengan tahun 2022 dengan Renstra Kementerian Agama Republik Indonesia. 

Hadir sebagai narasumber, Sekjen Kementerian Agama Nizar, Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani, serta Kasubdit Peraturan Penganggaran Ditjen Anggaran Mujibuddawah. 

“Kita harus berupaya merekam dan mewujudkan program berbasis data serta mensinergikannya dengan renstra Kementerian Agama. Hasil FGD ini tentu kita harapkan bukan hanya untuk tahun 2022, tetapi dirancang hingga 2024 mendatang, baik dalam lingkup kegiatan akademik maupun non akademik,” pesan Rektor IAIN Takengon Zulkarnain, Senin (23/8/2021).

“Perencanaan tentu menyesuaikan dengan kondisi pandemi. Oleh karena itu pusat digitalisasi harus betul dirancang dan dihitung cermat dan perangkat yang terbaru. Komunikasi dan pelayanan berbasis digital menjadi keharusan saat ini,” sambungnya.

Hadir sebagai narasumber, Sekjen Kemenag Nizar mengapresiasi fokus bahasan yang diusung IAIN Takengon, utamanya terkait penguatan digitalisasi. Menurutnya, penguatan digitalisasi sangat tepat dalam rangka merespon tantangan pandemi dan mengoptimalkan program pembelajaran jarak jauh (PJJ). Nizar juga membuka kesempatan bagi IAIN Takengon untuk mulai bersiap ke arah transformasi kelembagaan.

“Kesempatan terbuka lebar untuk menyiapkan diri bertranformasi menjadi UIN,” pesannya.

Ketua Panitia FGD Luqmannulhakim melaporkan FGD akan berlangsung dua hari, 23 – 24 Agustus 2021. Acara ini diikuti perwakilan organ organisasi tatakerja IAIN Takengon, yaitu organ pelaksana, pengawas, dan organ pertimbangan.