Tinjau Gedung SBSN UIN SATU Tulungagung, Kepala Bappenas: Harus Jadi Center of Excellence

Tulungagung (Kemenag) --- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Nasional (Menteri PPN/ Kepala Bappenas) Suharso Monoarfa menuturkan pemerintah terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi, termasuk di lingkungan  Kementerian Agama.  Salah satunya dilakukan melalui penyaluran anggaran pembangunan gedung berskema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). 

Hal ini  disampaikan Suharso Monoarfa saat meninjau gedung SBSN Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung pada Jum’at (01/10/2021) sore. Suharso menuturkan, kesempatan memperoleh pembiayaan SBSN harus dimanfaatkan UIN SATU Tulungagung untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan. 

"Jadi harapannya seperti tadi disebut Ibu Wakil Gubernur dari sini, Ibu Bupati Blitar juga alumni dari sini.  Maka UIN bisa menjadi center of excellence di wilayah ini yang melahirkan kader-kader terbaik di wilayah ini yang bisa dipersembahkan untuk keperluan nasional,” kata Suharso Monoarfa. 

Ia juga berharap, UIN SATU Tulungagung dapat mengembangkan program studi potensial yang mampu menjawab tantangan ke depan, seperti rumput program studi sains. Penguasaan sains, menurut Suharso, menjadi kunci dari penguasaan peradaban. 

Ia menuturkan, tradisi ini merupakan suatu hal yang telah dicontohkan para cendekiawan di masa lalu. Bahkan, cendekiawan muslim pernah mengalami kekayaannya selama 700 tahun. Hal ini harus menjadi motivasi bagi perguruan tinggi keagamaan. 

“Oleh karena itu, saya berharap, saya senantiasa kalau datang di perguruan tinggi, ini yang saya ingatkan khususnya kalau di UIN. Apalagi prodinya sudah akan terbuka ke prodi umum saya harap para mahasiswa mau menghidupkan tradisi itu dengan dibimbing oleh para guru besarnya,” harap Suharso Monoarfa.. 

Sementara, Wakil Rektor I UIN SATU Tulungagung, Abd. Aziz  yang hadir menyambut Suharso Monoarfa mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah menggulirkan dana SBSN bagi lembaga yang dipimpinnya. 

Ia menyebutkan, sejak 2015, terdapat tiga gedung UIN SATU Tulungagung yang telah dibangun menggunakan skema pembiayaan SBSN. Pertama, Gedung KH Saifuddin Zuhri yang dibangun pada 2015 senilai 35 miliar rupiah. Kedua, Gedung KH Arief Mustaqiem yang dibangun pada 2016 senilai 42 miliar rupiah. "Dan ketiga, Gedung Perpustakaan yang dibangun pada 2019 senilai 25 miliar rupiah," papar Abd. Aziz. 

“Alhamdulillah kami pada 2022 juga diberikan kembali sejumlah 36 Miliar dan insyaAllah lokasi kami masih banyak, Pak Menteri,” imbuhnya.  (Ulil)