UHN IGB Sugriwa dan UIN Surabaya Sinergi Penguatan Moderasi Beragama

Bangli (Kemenag) --- Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN IGB) Sugriwa menjalin kerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel, Surabaya.

Kerjasama dua kampus ini terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan penguatan Moderasi Beragama. "Saya berharap dengan menjalin kerjasama UHN Sugriwa-UIN Sunan Ampel, menjadi jembatan dalam meningkatkan mutu dan pelayanan universitas melalui dunia pendidikan," kata I Gusti Ngurah Sudiana, di Bangli, Sabtu (25/9/2021).

"Ini bagian dari upaya penguatan Moderasi Beragama. Terlebih, UHN Sugriwa sudah memproklamirkan sebagai kampus Kerukunan tahun 2019," tambahnya.

Rektor UIN Sunan Ampel, Surabaya, Masdar Helmy menyampaikan terima kasih atas sambutan civitas akademika UHN IGB Sugriwa. "Saya bertekad, agar kedua lembaga ini bisa saling berkolaborasi dalam menerapkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Moderasi Beragama," kata Masdar.

Selain itu, lanjut Masdar, kerjasama kampus lintas iman ini juga akan ada pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian, KKN bersama, Percepatan BLU dan PTBH, dan perkembangan kampus di bidang agama dan ekonomi.

"Yang tak kalah penting adalah, UIN Sunan Ampel, Surabaya, mendukung dan mendorong percepatan UHN IGB Sugriwa menuju World Class University," tegas Masdar.

Kegiatan juga diisi dengan pemaparan materi tentang Moderasi Beragama dari perwakilan UHN IGB Sugriwa I Gede Sutarya.

Selanjutnya, penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor UHN IGB Sugriwa Denpasar dengan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya. Lalu di bagian Dharma Wanita UHN IGB Sugriwa dengan UIN Sunan Ampel juga mengadakan kerjasama dan silahturahmi.

Tampak hadir dari UHN IGB Sugriwa Sugriwa, Ketua Senat, para Wakil Rektor, Kepala Biro, Ketua LPPM, dan pejabat lainnya. Sementara dari UIN Sunan Ampel terlihat, Ketua senat, Wakil Rektor III, Ketua Komisi Pendidikan, Kepala Biro, jajaran LPPM, sejumlah Dekan, dan pejabat lainnya. Kegiatan ini, tetap dengan Protokol kesehatan yang ketat.