UHN Sugriwa Bali akan Gelar International Conference on Islam, Science and Technology

Denpasar (Kemenag) --- Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN IGB) Sugriwa, Denpasar akan menggelar International Conference on Islam, Science and Technology (ICONIST). Event yang akan dihelat pada Agustus 2022 ini bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

"Ini sebagai salah satu wujud Moderasi Beragama. Selain itu, menjadi ajang bertukar pendapat bagi seluruh peserta dan bertukar kiat dalam pengembangan Kampus UHN menuju kampus berkelas internasional," kata I Gusti Ngurah Sudiana, di Bali, saat menerima kunjungan rombongan dari UIN Syarif Hidayatullah, Senin, (25/4/2022).

"Terima kasih atas kunjungan pihak UIN Syarif Hidayatullah. Kami senang dan bahagia, menerima dengan tangan terbuka setiap tamu. Mohon dukungannya, UHN IGB Sugriwa menuju Word Class University," tambahnya  didampingi Ketua LPPM, I Made Sugata, beserta jajaran.

Rombongan UIN Syarif Hidayatullah dipimpin oleh Jajang Jahroni. Ikut hadir juga Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Kapus PLKI, dan Kapus PPM UIN Syarif Hidayatullah. Jajang menyampaikan terima kasih dan merasa senang atas sambutan civitas akademika UHN IGB Sugriwa.

"Iconist adalah bagian yang menjadi cita-cita bersama dalam mewujudkan nilai-nilai Moderasi Beragama," kata Jajang Jahroni.

Lepas Tujuh Rusa
Berbagai persiapan dan kegiatan bernuansa moderasi beragama dilakukan civitas akademika UHN IGB Sugriwa dalam menyongsong Iconist tahun 2022. Salah satunya adalah melepas satwa langka di areal kampus Bangli.

"Dalam rangka mewujudkan pendidikan Tri Hita Karana di UHN IGB Sugriwa, salah satu pelaksanaannya dengan ikut melestarikan satwa langka di kampus. Kali ini, Rektor bersama civitas akademika melepaskan tujuh  rusa di areal kampus," kata I Gusti Ngurah Sudiana.

I Gusti Ngurah Sudiana menjelaskan bahwa sangat banyak manfaat pelestarian satwa langka, khususnya bagi civitas akademika UHN IGB Sugriwa. Salah satunya adalah untuk kebutuhan edukasi bagi mahasiswa, generasi muda, serta masyarakat di wilayah Kabupaten Bangli, serta bagi orang-orang yang hadir ke areal kampus. Mereka dapat melihat satwa langka sehingga tergerak hatinya untuk ikut melestarikannya.

Bahkan, lanjut I Gusti Ngurah Sudiana, ini juga bagian dari upaya ingin menanamkan nilai-nilai moderasi beragama yang selama ini hanya dihubungkan dengan manusia. Menurutnya,  moderasi beragama itu juga dapat diwujudkan dengan memelihara satwa langka. Hal itu sebagai wujud kasih sayang kepada binatang yang mempunyai hak untuk dilindungi dan dilestarikan.

"Ini juga menjadi salah satu bentuk ICONIST Moderasi Beragama yang kita kerjasamakan dengan UIN Syarif Hidayatullah," tutup I Gusti Ngurah Sudiana.