Vicon, Menag dan Dubes Bahas Sinergi Indonesia-UEA

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berdiskusi secara virtual melalui video conference dengan Dubes Indonesia di Abu Dhabi Husin Baqis. Kedua pihak membahas sejumlah agenda kerjasama antara Kemenag dengan pemerintah Uni Emirat Arab.

Kerja sama yang dibahas antara lain terkait pengiriman 100 imam masjid ke UEA, Islamic Center di Solo, dan bantuan percetakan Al-Quran.

Menag menegaskan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan Abu Dhabi terhadap 100 imam masjid dari Indonesia. Menurutnya, hubungan dan sinergitas program Kementerian Agama-Abu Dhabi selama ini berjalan baik.

"Terkait pengiriman 100 imam masjid ke Abu Dhabi, kita akan siapkan. Insya Allah sebelum November sudah bisa memenuhi 100 imam, atau setengahnya," ujar Menag Yaqut, Kamis (12/8/2021).

Berkenaan rencana pembangunan Islamic Center di Solo, Menag mengatakan bahwa itu bisa dijadikan sebagai simbol moderasi beragama. "Ada opsi dibangun di luar Solo, misal Jawa Barat. Apakah ini mungkin diterima," tanya Menag Yaqut.

Tentang pengelolaan wakaf produktif, Menag mengaku akan belajar dengan Abu Dhabi. Sebab, di Indonesia, masih ada sejumlah hambatan.

Kerjasama lainnya yang didiskusikan adalah percetakan Al-Qur'an. Menag menyampaikan bahwa Kementerian Agama sudah punya percetakan Al-Qur'an. Namun peralatannya sudah lama.

"Agar lebih baik, kita bisa kerjasamakan dan dibantu oleh Abu Dhabi," tegas Menag Yaqut.

Dijelaskan Menag bahwa sampai saat ini, kebutuhan Al-Qur'an di Indonesia kurang lebih 10juta eksemplar per tahun. Namun, karena mesin percetakannya sudah jadul, Kemenag hanya bisa cetak 200ribu eksemplar per tahun.

"Dengan bantuan Pak Dubes, bisa dikerjasamakan dengan Uni Emirat Arab terkait percetakan Al-Qur'an," harap Menag.

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa rekrutmen imam masjid untuk di dikirim ke Abu Dhabi sedang berjalan. "100 orang imam masjid, target ideal. Tes dilakukan secara virtual. Teknisnya, Kemenag akan rapat dan diskusi dengan pihak Abu Dhabi, Uni Emirat Arab," kata Kamaruddin Amin.

Selain itu, lanjut Kamaruddin Amin, program kerjasama Kemenag dengan Abu Dhabi terkait pengelolaan wakaf produktif juga sedang berjalan.

"Dan terkait percetakan Al-Qur'an, mohon Pak Dubes bisa membantu untuk dikomunikasikan, dalam pemenuhan Al-Qur'an di Indonesia," kata Kamaruddin Amin.

KBRI Abu Dhabi, Husin Bagis menyampaikan terimakasih kepada Menag Yaqut Cholil Qoumas dan jajaran atas kerjasama yang sudah berjalan dengan baik.