Walisongo Halal Center & GP Ansor Jateng Gelar Pendampingan Proses Produk Halal

Semarang (Kemenag) --- Walisongo Halal Center (WHC) menggelar Workshop Pendampingan Proses Produk Halal (PPH). Workshop yang berlangsung selama satu hari dan diikuti 150 peserta ini dilaksanakan bekerjasama dengan Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Tengah. 

Kegiatan ini bertujuan untuk menyukseskan Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) Tahap 2 yang digulirkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag. 

Baca juga: Kemenag Buka Sertifikasi Halal Gratis bagi 300 RIbuan UMK, Cek Syaratnya

"Sertifikasi halal saat ini menjadi hal yang sangat urgen. Di tengah ekosistem halal Indonesia yang kian hari menjadi gaya hidup masyarakat. Garansi sertifikasi halal menjelma menjadi labeling utama produk-produk," kata Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Imam Taufiq, di Semarang, Jum'at (26/8/2022).

Imam menilai saat ini semua produk bersaing untuk mendapatkan labeling halal. "Ini menjadi trend baru masyarakat karena ekosistem halal ini semakin berkembang di Indonesia," sambung Imam Taufiq.

Ia berharap melalui WHC, UIN Walisongo harus bertindak sebagai leader sekaligus motor penggerak dalam mengawal proses sertifikasi halal di Jawa Tengah. Salah satunya dengan menggandeng ormas seperti GP Ansor Jawa Tengah melaksanakan Workshop Pendampingan PPH. 

Langkah ini menurut Imam Taufiq akan menjaring masyarakat sebagai pelaku usaha untuk mendapatkan sertifikat halal lebih banyak.

"Ini juga akan melebarkan sayap WHC untuk terus meluaskan ekosistem halal di Indonesia. Saya berharap kerjasama semacam ini akan lebih banyak dan lebih luas di berbagai bidang," tandas Imam Taufiq.

Mewakili Ketua Umum GP Ansor Jawa Tengah, Shidqon Prabowo mengungkapkan bahwa pelatihan pendamping halal ini sangatlah penting. Segmen pasar yang begitu luas menjadi alasan utamanya. Shidqon menilai trend halal ini bukan hanya pada aspek produk, akan tetapi meluas pada destinasi wisata, kosmetik, style, dan gaya berpakaian.

"Trend halal ini semakin meluas di Indonesia. Pelaku usaha ini harus diberi pendampingan, supaya masyarakat yang didampingi dapat membuka usaha-usaha baru, inovasi baru di bawah koridor halal," kata Shidqon.

WHC dan GP Ansor saat ini tercatat sebagai dua dari ratusan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPPH) di Indonesia. Saat ini, UIN Walisongo diketahui juga tengah mengajukan akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) kepada BPJPH. (Humas UIN Walisongo)