Wisuda UIN STS Jambi, Menag: Jadilah Intelektual yang Membumi

Jakarta (Kemenag) --- Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) telah menghasilkan ribuan sarjana, master, maupun doktor di Indonesia. Peran para alumni ini amat diharapkan di masyarakat. Karenanya, Kementerian Agama berharap para alumni PTKI ini dapat menjadi intelektual yang membumi sehingga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. 

Pesan ini disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada Wisuda Program Doktor ke-11, Magister ke-35, Sarjana ke-62 UIN Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi. “Keberhasilan perguruan tinggi, bukan hanya ditentukan oleh berapa ribu telah mencetak sarjana, tetapi berapa banyak mencetak orang-orang yang mempunyai tanggungjawab sosial dan menebarkan kemanfaatan (khairun naas anfa’uhum linnas),” ujar Menag yang hadir secara daring, Rabu (29/12/2021).

Menurutnya, sebagai intelektual hakikatnya adalah menjadi rantai penghubung sanad keilmuan antara generasi masa lalu, sekarang dan generasi yang akan datang. “Ilmu pengetahuan harus senantiasa diwariskan melalui pendidikan yang terus menerus, untuk membentuk peradaban,” ujar Menag.

“Tugas UIN STS Jambi adalah mencetak intelektual yang mau turun memahami problem-problem keumatan. Bukan intelektual yang berada di menara gading. Ilmu yang anda pelajari di kampus, harus digunakan untuk ikut serta menyelesaikan problem-problem kemasyarakatan dan kebangsaan,” pesan Menag.

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga mengingatkan agar para alumni UIN STS Jambi mampu beradaptasi dengan perkembangan revolusi industri 4.0,  bersikap tawaddu’ dan humble, serta terus menyuarakan dan menjadi contoh praktik moderasi beragama. 

“Akhirnya, saya ucapkan selamat diwisuda, semoga ilmu pengetahuan dan pengalaman yang selama ini di gali di UIN STS Jambi dapat bermanfaat untuk pribadi, keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tutup Menag.