Yesus Sungguh Bangkit

Saudara-saudari yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus. Selamat merayakan Hari Raya Paskah, Hari Kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya Kebangkitan Tuhan Yesus meneguhkan iman, harapan dan kasih kita akan Tuhan Yesus, Sang Juru Selamat kita.

Patutlah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah atas berkat kehidupan dan kesehatan yang telah diberikan-Nya, hari ini, umat Katolik di seluruh dunia, secara khusus di Indonesia bisa merayakan Paskah. Perayaan Paskah kali ini adalah perayaan Paskah yang kedua dalam situasi pandemi.

Saudara-saudari yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus. Pada hari Minggu Paskah, Penginjil Yohanes menyuguhkan kepada kita semua sebuah kisah yang menarik tentang kebangkitan Tuhan Yesus. Hal menarik dari kisah kebangkitan Yesus terlihat dalam aksi yang dilakukan oleh tiga tokoh, yaitu: Maria Magdalena, Simon Petrus, dan murid yang dikasihi Yesus. Maria Magdalena menjadi orang pertama yang mengetahui bahwa kubur telah kosong. Kubur telah kosong merupakan salah satu tanda bahwa Yesus sungguh telah bangkit.

Setelah mengetahui bahwa batu telah terguling, Maria Magdalena segera berlari meninggalkan kuburan tersebut. Ia memberitahukan apa yang telah dilihatnya kepada Simon Petrus dan murid yang dikasihi Tuhan. Simon Petrus dan murid yang dikasihi Tuhan segera berlari menuju kuburan. Di dalam kuburan, mereka hanya melihat kain kafan, kain peluh sudah tergulung. Tanda-tanda ini membuat mereka menjadi percaya bahwa Yesus telah bangkit.

Mereka pun mengerti akan kata-kata yang telah disampaikan Yesus: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga".

Saudara-saudari yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus. Peristiwa iman yang dialami oleh para murid hendaknya dapat menjadi pembelajaran iman bagi kita yang hidup saat ini. Setahun lebih kita berada dalam situasi pandemi Covid-19. Pandemi ini membawa ketakutan bagi kita semua. Pandemi ini membuat kita kehilangan orang-orang terdekat yang kita kasihi, kerabat dan sahabat yang kita kenal. Pandemi ini membawa kita semua pada situasi yang tidak menentu dalam hidup. Pandemi ini membuat sekian banyak orang kehilangan harapan.

Sebagai orang beriman, kita yakin bahwa situasi ini akan segera berlalu. Dengan iman kita akan Yesus yang bangkit dari alam maut, kiranya menguatkan kita. Iman akan Yesus yang bangkit merupakan kekuatan yang mampu menghapus semua hal yang “tak menentu”. Tuhan Yesus mampu mengalahkan kematian. Ini adalah tanda yang mendorong kita untuk tidak perlu takut. Tuhan Yesus pasti memberikan jalan keluar bagi kita. Ia pasti menyelesaikan pandemi ini. Hal terpenting yang diminta dari kita adalah sikap percaya kepada-Nya.

Dalam semangat Paskah, marilah kita saling membangkitkan semangat hidup satu sama lain. Marilah kita saling menopang dan mendukung sesama kita. Marilah kita berjuang menjadi berkat bagi sesama kita. Selamat Hari Raya Paskah. Tuhan Yesus yang bangkit memberkati kita semua. Semoga!!!

 

Yustina Srini, S.FK., M.M. (Kasubdit Pendidikan Dasar)