Buka Asesmen Kompetensi JPT, Menag: Kemenag Butuh Kepemimpinan Berintegritas dan Profesional

Ciputat (Kemenag) --- Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa organisasi Kementerian Agama sangat besar. Jumlah PNS nya lebih dari 236ribu dengan 4.484 satuan kerja. Kondisi ini membutuhkan kinerja para pejabat pimpinan tinggi yang optimal, tidak kenal lelah, dan terus berinovasi. 

"Kemenag butuh kepemimpinan yang berintegritas dan professional. Inilah yang mendorong seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," pesan Menag saat membuka Asesmen Kompetensi JPT Pratama secara virtual, Selasa (24/8/2021).

Ikut bergabung secara virtual, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, dan para Staf Khusus Menteri Agama. Hadir di Wisma Syahida yang menjadi pusat asesmen, Sekjen Kemenag Nizar, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Amany Lubis, Plt Kepala Biro Kepegawaian Akhmad Lutfi, Inspektur Wilayah IV Suhersi. 

Menag berpesan agar proses asesmen kompetensi JPT Pratama ini berlangsung secara objektif. Dengan begitu, pejabat yang terpilih nantinya dapat berkinerja sesuai harapan publik.

Sebelumnya, Sekjen Kemenag Nizar dalam laporannya menyebutkan bahwa Asesmen Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Kemenag diikuti 180 peserta untuk 22 formasi. Tahap ini menggunakan sistem gugur.

"Assesmen kompetensi ini menggunakan sistem gugur, jika pelamar yang hasil nilainya masuk dalam kategori Kurang Memenuhi Syarat (KMS), maka pelamar tersebut tidak dapat melanjutkan pada tahapan selanjutnya," tegas Nizar.

"Kurang memenuhi syarat jika nilainya di bawah 68," sambungnya. 

Asesmen Kompetensi JPT Pratama Kemenag akan berlangsung tiga hari, 24-26 Agustus 2021. Ujian ini digelar secara daring dan dipusatkan di 31 lokasi.