PTM Terbatas, Siswa MAN 2 Kota Bandung: Deg-degan tapi Semangat

Bandung (Kemenag) --- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang mulai dilaksanakan di sejumlah madrasah mengisahkan banyak cerita dari peserta didik. Mulai dari persiapan menuju sekolah, pola keseharian yang berubah hingga cerita tentang kekhawatiran para orang tua menjadi hal yang tidak terpisahkan dari PTM terbatas.

Aliya, siswi kelas 10 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bandung salah satunya, sejak resmi sebagai siswi MAN 2 Kota Bandung lebih dari 1 tahun lalu,  belum pernah merasakan belajar tatap muka.



" Rasanya deg-degan apa yang akan kami lakukan di sekolah dengan pola belajar yang baru, memakai masker selama aktivitas di sekolah, duduk berjarak dengan teman hingga membawa bekal dari rumah demi keamanan bersama," tutur Aliya saat di temui usai belajar, Rabu (23/09).

"Tapi semangat untuk ke sekolah selalu menjadi motivasi buat kami, bertemu teman, menerima pelajaran langsung dari guru rasanya pasti berbeda, belum lagi menikmati fasilitas sekolah yang lengkap dan menyenangkan ini," ujarnya lagi.

Senada dengan Aliya, Firman siswa kelas 10 mengaku pembelajaran tatap muka terbatas membuat beberapa kebiasaannya menjadi berubah, jika biasanya bangun pagi lebih santai untuk persiapan sekolah daring, sekarang bangun pagi bukan hanya menyiapkan peralatan dan buku sekolah tapi juga peralatan yang menunjang protokol kesehatan untuk belajar di sekolah.

"Lama belajar daring membuat saya belum terbiasa bertemu guru secara langsung, membahas permasalahan mata pelajaran lebih detail membuat saya dan teman-teman bersemangat," ujar Firman.



Selain itu, Firman juga mengatakan kejenuhan siswa belajar daring membuat kurang kreatifnya pola pikir dan harus berubah saat belajar luring.

"Biasanya kami cari jawaban di google, semua ada tapi hanya jawaban, tapi prosesnya kami tidak tahu, apalagi Matematika. Karena biasanya guru mengajarkan cara mengerjakan hingga tuntas," terang Firman lagi.

Para siswa ini berharap pandemi segera berakhir, dan semua berjalan normal lagi seperti saat pandemi belum ada di Indonesia.

MAN 2  Kota Bandung telah menyelenggarakan PTM terbatas mulai Senin lalu (20/09/2021). Pihak madrasah telah menyiapkan fasilitas dengan prokes yang ketat hingga sistem pembelajaran bergantian untuk menghindari kerumunan.