13 Siswa MAN IC Tanah Laut Lulus KSN 2021 Tingkat Provinsi

Tanah Laut (Kemenag) --- Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2021 tingkat Kabupaten Tanah Laut sudah selesai. Sebanyak 13 dari 26 siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Tanah Laut lulus dan berhak ikut berkompetisi pada tahap selanjutnya, KSN 2021 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Kelulusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Sabtu (19/06/21).

Ke-13 siswa tersebut akan berkompetisi pada tujuh bidang KSN 2021. Mereka adalah Jamil Ihsan, Muhammad Maqdis Pilatya dan Muhammad Akbar Maulana (Astronomi); Deswina Maharani Putri dan Maulidia Khairada Amalia (Biologi); Rezky Amalia dan Muhammad Adam (Ekonomi); M. Ihsan Maulidi (Fisika); Ahmad Daffa Al Amin, Maulidatul Hanifah dan Davina Rafilah (Geografi); Zukhrufia Rahmi (Kebumian); dan Muhammad Alfiyannur (Kimia).

Kepala Madrasah (Kamad) MAN IC Tanah Laut, Hilal Najmi mengaku  bangga dengan capaian siswanya. Dia mengajak keluarga MAN IC Tanah Laut untuk mensupport perjuangan para siswa di tingkat provinsi sehingga bisa masuk nasional.

"Alhamdulillah, selamat 13 siswa lolos menuju KSN tingkat Provinsi Kalsel. Ini adalah suatu kebanggaan yang luar biasa. Seluruh Keluarga besar MAN IC Tanah Laut pastinya akan mendoakan keberhasilan mereka," ujarnya. 

Wakamad Akademik Annisaurrahmah mengaku pihaknya tidak sekedar mendukung dan memberikan semangat, tetapi juga ikut membimbing mereka menuju KSN-Pusat. "Kita masih bertarung,  kalianlah orang yang dipilih.  Tetap semangat.  Kita akan jadwalkan pembinaan latihan intens," ujarnya tegas. 

Lebih lanjut, Anis ucapkan terima kasih kepada guru pembimbing dan siswa yang belum lulus atas segala perjuangan mereka. "Jangan tumbang untuk kalian yang belum lulus. Kita akan coba lagi tahun depan. Terima kasih untuk pembimbing dan seluruh siswa yang sudah berjuang," pungkasnya.

MAN IC Tanah Laut belum genap enam tahun beroperasi. Madrasah ini diresmikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersama delapan MAN IC lainnya yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Keberadaannya menggenapi madrasah yang lebih awal berdiri, yaitu: MAN IC Serpong, Gorontalo dan Jambi.