Banjir Bandang dan Tanah Longsor NTT, Menag Instruksikan Jajaran Bantu Masyarakat Terdampak

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menginstruksikan jajaran ASN Kementerian Agama untuk segera membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini disampaikan Menag saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama  2021, di Aula HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta. 

“Saya sampaikan kepada semua yang mengikuti Rakernas ini untuk bersama-sama menyampaikan simpati duka cita dan sekaligus doa untuk untuk saudara-saudara kita di NTT yang sedang mengalami musibah banjir bandang dan tanah longsor semoga segera mendapatkan pertolongan dan bisa segera recoveri,” kata Menag Yaqut, Senin (5/4/2021). 

Menag juga berdoa semoga seluruh jajaran Kemenag di NTT berada dalam lindungan Tuhan dan dalam keadaan baik. Ia juga meminta Kakanwil Kemenag NTT untuk proaktif membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor tersebut. 

“Saya minta Kakanwil NTB berikut Kankemenag untuk proaktif membantu saudara kita yang sedang terkena musibah di sana,” pesan Menag.

Banjir bandang dan tanah longsor terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Flores Timur, NTT. Banjir dan tanah longsor terjadi setelah hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut pada Minggu, 4 April 2021, dini hari.

Sejumlah daerah terdampak kerusakan parah, antara lain di Desa Nelelamadike Kecamatan Ile Boleng, Kelurahan Waiwerang dan Desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur, Desa Oyang Barang dan Pandai Kecamatan Wotan Ulumado, serta Desa Waiwadan dan Duwanur di Kecamatan Adonara Barat.