Bus Jemaah Haji Asal Kudus Terbakar dalam Perjalanan ke Madinah

PIKDA 24/01 Jakarta -- Sebuah bus yang mengangkut 44 jemaah haji dari kloter SOC 46 asal Kudus dari Maktab 45, terbakar setelah satu jam 15 menit meninggalkan Mekkah menuju Madinah. Namun tidak ada yang meninggal ataupun terluka dalam insiden itu. Namun demikian menurut Kepala Bagian Humas Depag Soefyanto di Jakarta, Minggu, barang-barang jemaah haji yang diangkut bus milik perusahaan Al Madinah tersebut tak terselamatkan dan habis terbakar. Jemaah haji pada insiden yang terjadi pada Sabtu pukul 16.30 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 20.30 WIB itu kemudian memeriksa barang berharga yang mungkin masih tersisa di tempat peristirahatan pompa bensin tidak jauh dari tempat kejadian. Kepala Daerah Kerja Mekkah, Zainal Abidin Supi, Ketua Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Nur Samad Kamba segera meninjau ke tempat tersebut bersama petugas dari Kementerian Haji Arab Saudi Muassassah Asia Tenggara dan Pengurus Maktab 45. Jemaah yang naas tersebut kemudian menumpang bus lainnya yang dikirim khusus bagi mereka untuk melanjutkan perjalanan ke Madinah yang masih lima sampai tujuh jam perjalanan lagi. Jarak dari Mekkah ke Madinah sekitar 500 km. Jemaah rencananya akan melakukan ibadah Arbain di Madinah selama delapan hari sebelum kembali ke tanah air. Namun dengan kejadian tersebut jemaah terpaksa tak lagi memiliki pakaian ganti dan perlengkapan lainnya untuk tinggal di Madinah. Pengurus Maktab mengatakan, sesampainya jemaah di Madinah, pihaknya akan menyantuni jemaah yang memprihatinkan itu sebesar 2.000 Riyal, sementara PPIH Arab Saudi akan memberi 100 Riyal per orang. Sementara itu, dilaporkan pada hari Minggu jumlah jemaah yang meninggal di tanah suci bertambah lagi 11 orang lagi, 10 jemaah meninggal di Mekah dan satu meninggal di Jeddah, sehingga dengan demikian total jemaah wafat 298 orang. "Pada hari yang sama pada penyelenggaraan haji tahun lalu, jemaah yang meninggal sebanyak 259 orang," kata Soefyanto. Sedangkan total jemaah yang sudah pulang ke tanah air sebanyak 39.280 orang. antara/pur(Republika)myd