Eny Retno Yaqut Ajak DWP Kemenag DKI Sukseskan Tiga Program Prioritas Kemenag dan Panca Dharma Wanita

Jakarta (Kemenag)--Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag RI, Eny Retno Yaqut meminta kepada segenap keluarga besar DWP Kanwil Kemenag DKI Jakarta untuk mensinergikan program prioritas Kemenag yang diusung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Hal ini disampaikan Eny Retno Yaqut saat memberikan pembinaan kepada pengurus DWP Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta yang dirangkai dengan membuka perlombaan memasak menu berbuka puasa dan takjil.  

 

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ، وَبِفَضْلِهِ تَتَنَزَّلُ الْخَيْرَاتُ وَالْبَرَكَاتُ، وَبِتَوْفِيْقِهِ تَتَحَقَّقُ الْمَقَاصِدُ وَالْغَايَاتُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَانَبِيَّ بَعْدَهُ. اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ المُجَاهِدِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا آيُّهَا الحَاضِرُوْنَ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ، وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

 

"Program prioritas ini nantinya akan menjadi pijakan DWP Kanwil Kemenag DKI Jakarta dalam melaksanakan program-program kedepan," kata Penasihat DWP Kemenag RI Eny Retno Yaqut," Selasa (30/03).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DWP Kemenag RI Farikhah Nizar Ali, Ketua DWP Kemenag DKI Jakarta Komaria Saiful Mujab dan jajaran.

Menurut Hj Retno Yaqut semangat baru Kemenag dan semangat Kemenag baru tersebut ada tiga yang akan diakselerasi dan dilaksanakan. Pertama mewujudkan sistem birokrasi pemerintahan yang bersih, lebih baik dan transparan, kedua mewujudkan moderasi beragama serta ketiga  memperkokoh persaudaraan antar dan internal umat beragama dan juga dalam berkebangsaan di Indonesia.

Terkait program mewujudkan moderasi beragama lanjut Eny Retno Yaqut merupakan program yang sudah menjadi komitmen dari Presiden Joko Widodo yang sudah dituangkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan Kemenag RI menjadi leading sektornya.

"Saya tegaskan kembali ya ibu-ibu, bukan agama yang dimoderasi melainkan cara kita beragama atau suatu ikhtiar kita untuk mengubah cara pandang, laku dan praktek agama yang berlebihan. Karena semua yang berlebihan itu pasti tidak baik. Sebagai perempuan dan ibu tanamkan nilai nilai baik dan keagamaan yang kokoh berbasis kasih sayang dan saling menghormati kepada keluarga. Mereka yang bukan saudara dalam iman adalah saudara dalam kemanusian," ujar Eny Retno. 

"Nah kalau ibu-ibu ingin mnghadirkan penceramah maupun ustadz carilah mereka yang memiliki cara pandang yang sama dengan kita jangan asal mengundang penceramah berdasarkan folower di medsos," sambung Retno yang menyampaikan pembinaan dengan berdialog bersama pengurus DWP Kemenag DKI Jakarta.

Selain tiga prioritas program Kemenag, Eny Retno Yaqut juga memaparkan Panca Dharma Wanita yaitu wanita sebagai pendamping suami, sebagai ibu rumah tangga, sebagai penerus keturunan dan pendidik anak. mencari nafkah tambahan dan sebagai warga masyarakat. 

"Jangan lupa mengingatkan suami untuk senantiasa on the track dalam menjalankan tugas serta biar selamat dunia dan akhirat," harapnya.

Dalam kunjungan ke Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Penasihat DWP Kemenag RI Eny Retno Yaqut memberikan apresiasi atas potensi besar yang dimiliki DPW Kanwil Kemenag DKI Jakarta yang dinahkodai Ade Komaria Saiful Mujab. 

"Potensi DWP Kanwil Kemenag DKI Jakarta sangat luar biasa dalam berkreativitas dan berinovasi dan ini bisa ditularkan kepada yang lain," ujarnya. 

Diakhir kegiatan rangkaian kegiatan di Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Eny Retno Yaqut didaulat menjadi juri lomba memasak menu berbuka puasa dan takjil yang diikuti oleh DWP Kemenag se DKI Jakarta. Kemenag Kepulauan Seribu meraih juara pertama dalam lomba memasak tersebut disusul Kemenag Jakarta Utara dan Kanwil Kemenag DKI Jakarta.