Eny Yaqut Ajak DWP Dukung Kinerja Suami sebagai Abdi Negara

Jakarta (Kemenag) --- Panca Dharma Wanita yang pertama adalah wanita berperan sebagai istri pendamping suami. Sebagai pendamping dari para suami yang menjadi abdi masyarakat di Kementerian Agama, maka para anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag berkewajiban untuk selalu mensupport para suami untuk bekerja secara profesional dan berprestasi, serta selalu on the right track.

Pesan ini disampaikan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Eny Retno Yaqut saat memberikan pembinaan kepada anggota DWP Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag. Acara ini mengangkat tema "Peduli Halal" dan digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini.

"Sebagai istri, mari kita tempatkan diri kita sebagai pendamping suami dengan terus men-support kinerja suami. Kita berikan dukungan terbaik agar kinerja suami kita berprestasi," ungkap Eny Retno Yaqut di Aula Gedung Halal BPJPH, Jl.Raya Pondok Gede Jakarta, Jum'at (23/4/2021).

Peran strategis para anggota DWP tersebut, lanjut Eny Retno Yaqut, harus dilakukan dengan tulus ikhlas. Tujuannya, selain agar terbentuk keluarga yang berkualitas, juga agar berimplikasi pada optimalnya kinerja suami sebagai aparatur sipil negara atau ASN di Kemenag yang berintegritas.

"Juga agar kinerja suami tetap selalu on the right track atau tidak melenceng, tidak korupsi," tegas Eny Retno Yaqut mengingatkan.

Lebih lanjut, istri dari Menag Yaqut Cholil Qoumas itu menjelaskan bahwa upaya pemberdayaan para anggota DWP dalam melaksanakan Panca Dharma Wanita perlu dilakukan dengan cara-cara yang tepat.

"Kita melakukan pemberdayaan peran kita sebagai anggota DWP dengan cara yang  tepat. Dengan grace, yaitu dengan cara yang anggun dan arif. Juga great, artinya melalui program yang bagus dan manfaatnya dapat dirasakan banyak orang," imbuh Eny Retno Yaqut.

Selain itu, lanjutnya, pemberdayaan DWP juga perlu dilakukan dengan gaya yang dimiliki masing-masing agar tujuannya secara efektif tercapai. Self confident atau rasa percaya diri, pola komunikasi yang sehat dan berselera humor juga penting untuk memudahkan tersampaikannya pesan dengan baik.

Eny Retno Yaqut juga berpesan agar para anggota senantiasa menunaikan fungsi wanita sebagai ibu rumah tangga sekaligus pendidik dan teladan yang baik bagi anak-anak.

"Bekerja di luar rumah sesuai passion-nya dilakukan tanpa meninggalkan hak dan kewajibannya sebagai istri dan ibu yang penuh tanggung jawab. Begitu juga Bapak-bapak, biarkan mereka berkarya di luar rumah tanpa meninggalkan hak sebagai suami dan ayah. Itu namanya relasi kesalingan, mubadalah," jelasnya.

Acara ini diisi juga dengan peragaan demo pembuatan sabun halal dengan pemanfaatan bahan berupa minyak jelantah. Peragaan dibawakan oleh Dharma Wanita Bank Sampah Assalam Wisma Mas Pondok Cabe, Cinangka Depok. Acara ditutup dengan penyaluran bantuan sosial yang diserahkan secara simbolis oleh Eny Retno Yaqut didampingi oleh para pengurus DWP Kemenag.

Hadir dalam acara tersebut para pengurus DWP pusat, di antaranya Halimah Zainut Tauhid, Farikhah Nizar Ali, Lathifatul Mastuki, dan Nita Riana Lutfi Hamid. Hadir pula Kepala Pusat Pembinaan dan Pengawasan JPH Siti Aminah, Kepala Pusat Kerja Sama dan Standardisasi Halal Sri Ilham Lubis, serta sejumlah perwakilan pengurus DWP dari unit Eselon I Kemenag lainnya.