Eny Yaqut: Raudatul Athfal, Rumah Awal Moderasi Beragama

Pabuaran (Kemenag) --- Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Eny Yaqut menilai pendidikan anak usia dini Raudatul Athfal (RA) sebagai tempat awal mengenalkan moderasi beragama pada anak-anak. Hal ini sampaikan Eny pada saat melakukan pembinaan pada guru RA Perwanida 5 Nurul Fajar Kompleks Departemen Agama Pabuaran, Senin (26/4/2021)

Eny mengatakan, siswa-siswi RA di mana pun berada wajib ditanamkan rasa cinta kepada agama tanpa harus menyelipkan kebencian terhadap hal lain yang berbeda pandangan. “Anak-anak ini masih bersih, berikan pemahaman bahwa islam adalah agama yang baik, yang sejuk dan menyejukkan, agama yang rahmatan lil ‘alamin,” jelas Eny.

Menurut Eny, toleransi perlu diajarkan dan dipraktikkan, bukan hanya teori. Moderasi beragama adalah salah satu solusi untuk kenyamanan dalam bermasyarakat dan bernegara. Maka, lanjut Eny,  jadikanlah Raudatul Athfal sebagai rumah awal pengenalan Moderasi Beragama.

“Tugas bapak ibu guru berat mengingat tidak sedikit media sosial yang menyiarkan banyak ujaran kebencian yang setiap saat bisa saja dibaca oleh siswa-siswi kita. Mari kita tanamkan cinta sesama kepada anak-anak kita seperti yang dilakukan oleh Rasulullah SAW,” tutur Eny.

Kepala Raudhatul Athfal RA Perwanida 5 Nurul Falah Sri Giatni saat ditemui usai pembinaan mengatakan bahwa semua pesan dari Penasehat DWP Kementerian Agama adalah bentuk perhatian dan cinta terhadap siswa-siswi RA Perwanida. Menurutnya, RA Perwanida bernaung di bawah Kementerian Agama.

“Kami akan melaksanakan pesan dari Ibu Penasehat DWP Kementerian Agama, karena apa yang disampaikan adalah bentuk cinta beliau kepada kami. Siswa dan siswi di RA dan semua anak-anak adalah cikal bakal penerus bangsa,” terang Sri

Tampak hadir pada pembinaan di RA Perwanida 5 Nurul Fajar ini, para pengurus pusat DWP Kementerian Agama yang juga menyampaikan bantuan berupa Sembako untuk para guru dan karyawan RA Perwanida 5 Nurul Fajar Pabuaran.