Genjot Publikasi Ilmiah, LP2M UIN KHAS Gelar Penerbitan Lima Puluh Buku dan HKI

Jember (Kemenag) --- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus mendorong peningkatan publikasi ilmiah para dosen dengan memfasilitasi penerbitan buku dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) . Dorongan tersebut diwujudkan dalam program GEBYAR KHAS PENAKU (Gerakan Publikasi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq: Penerbitan Lima Puluh Buku & Hak Kekayaan Intelektual) Tahun 2022.

Rektor UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Babun Suharto, menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong  para dosen untuk produktif, baik menulis artikel jurnal ilmiah, menerbitkan buku, HKI, hak paten serta kegiatan menunjang lainnya. 

Dikatakan Babun, program Penerbitan Lima Puluh Buku & Hak Kekayaan Intelektual ini sangat tepat dan relevan. Pihaknya berharap agar para dosen menyiapkan dengan baik untuk mengikuti program yang diinisiasi oleh LP2M ini. 

“LP2M telah membuka ruang yang cukup berarti untuk menjaga sekaligus membangun tradisi akademik dengan peningkatan karya-karya akademik, utamanya dalam persoalan publikasi. Kami akan terus mendorong dalam peningkatan produktifitas dosen di lingkungan UIN KHAS Jember”, terang Babun Suharto, Selasa (12/07/2022) di Jember.

Prof. Babun berharap, baik publikasi artikel ataupun buku serta Hak Kekayaan Intelektual yang nanti dihasilkan para dosen bukan sekedar karya, namun juga harus ditekankan pada kebermanfaatan bagi masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Zainal Abidin mengungkapkan, bahwa program Gebyar KHAS Penaku ini dimaksudkan untuk memfasilitasi penerbitan buku para dosen di lingkungan UIN KHAS Jember secara gratis hingga memperoleh HKI.

“Program ini dirancang dalam rangka peningkatan kualitas publikasi ilmiah para dosen yang juga dapat mendorong pada peningkatan nilai akreditasi program studi dan institusi”, terang Zainal Abidin yang juga reviewer Litapdimas. 

Ditambahkan Zainal Abidin, program ini memberikan fasilitas penerbitan kepada para dosen mulai dari tata letak naskah, tata sampul, hingga nomor ISBN dari Perpusnas. Penulis hanya diminta untuk menyiapkan naskah yang telah melalui proofreading dan sudah siap untuk diterbitkan.

“Kami juga memfasilitasi proses pengurusan Sertifikat Kekayaan Intelektual (HKI) atas nama penulis buku. Dengan demikian, disamping mendapatkan buku, penulis juga akan mendapatkan sertifikat HKI”, ungkap Zainal Abidin yang pernah menjabat sebagai Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

Kepala Pusat Penelitian LP2M UIN KHAS Jember Wildani Hefni mengungkapkan, program ini merupakan kerjasama UIN KHAS Press dengan Penerbit Bildung Yogyakarta yang menargetkan lima puluh buku karya para dosen UIN KHAS Jember. 

“Kami menunggu karya para dosen untuk berpartisipasi dalam ajang Gerakan Publikasi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq ini. Masih ada waktu karena deadline pengiriman tanggal 31 Juli 2022”, ungkap Wildan yang juga reviewer Litapdimas.

Adapun ketentuan teknis program tersebut sebagai berikut:

1. Naskah buku belum pernah diterbitkan. Naskah berasal dari hasil penelitian, termasuk tugas akhir seperti tesis dan disertasi
2. Naskah telah melalui proofreading dan sudah siap untuk diterbitkan
3. Naskah buku relevan dengan keilmuan program studi
4. Hasil cek similaritas turnitin maksimal 25%
5. Naskah dikirim dalam format file microsoft word dengan ketebalan minimal 100 halaman ukuran A4 spasi 1.5
6. Pengiriman naskah melalui link https://bit.ly/3yjnxn1 serta dikirimkan via email wildanihefni@uinkhas.ac.id.