Guru Madrasah Dilatih Scientific Writing Clinics for International Publication

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama menggelar Scientific Writing Clinics for International Publication. 

Event yang digelar secara daring ini mengundang 300 praktisi pendidikan (guru, dosen, dan akademisi), serta lebih dari 3.000  peserta yang mengakses lewat laman yotube streaming. Tidak sedikit dari mereka adalah guru madrasah. Kegiatan ini terselenggara hasil kerja sama Kementerian Agama RI dengan World Bank dalam skema program besar “Madrasah Education Quality Reform”.

Scientific Writing Clinics for International Publication ini menjadi rangkaian dari program “International Conference of Madrasah Reform 2021". Forum komunikasi yang digagas oleh Ditjen Pendidikan Islam ini mengundang warga dunia agar ikut terlibat mengkaji berbagai upaya-upaya peningkatan mutu pembelajaran madrasah di Indonesia.

“Menjawab tantangan perkembangan dunia masa depan, madrasah memang harus terbuka. Kemajuan madrasah tidak mungkin dapat diraih dengan sempurna, tanpa melibatkan warga dunia untuk ikut serta,” ungkap Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Ahmad Hidayatullah saat mewakili Direktur KSKK Madrasah M Isom Yusqi membuka acara Scientific Writing Clinics for International Publication, Kamis (26/8/2021) pekan lalu.

Menurutnya, ajang ini digelar dalam rangka mengondisikan warga madrasah agar terbiasa dan akrab dengan komunikasi tingkat dunia di dalam menelaah ide-ide cemerlang madrasah yang ada di Indonesia.

“Setiap ikhtiar pengembangan strategi peningkatan mutu madrasah perlu senantiasa mendapat validasi teoritis dan empirik dari berbagai bidang keahlian. Hal ini akan diperoleh jika ruang komunikasi akademik warga madrasah dibuka lebih luas," ujar Ahmad.

"Oleh karena itu, maka Kementerian Agama RI, melalui Direktorat KSKK Madrasah, sudah saatnya melakukan pendampingan kepada madrasah untuk siap melakukan komunikasi akademik dengan warga dunia,” sambungnya.

Hadir sebagai pembicara dalam “Scientific Writing Clinics for International Publication” ini,  Prof. Dr. Kusaeri, M.Pd (Guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya yang sekaligus Ketua Tim Pakar Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia/AKMI), Dr. Ahmad Taufiq, M.Pd M.Si (Kepala Pusat Publikasi Ilmiah Dosen Universitas Negeri Malang dan sekaligus Tim Desiminasi AKMI) dan Dr. Binar Kurnia Prahari, M.Pd (Kepala Divisi Percepatan Publikasi Universitas Negeri Surabaya).

Kegiatan ini juga melatih guru madrasah untuk berpartisipasi penuh sebagai pemakalah aktif dalam kegiatan “International Conference of Madrasah Reform 2021” yang akan digelar pada minggu ketiga November 2021.

“Semoga kehadiran mutu madrasah yang selalu meningkat dalam dasawarsa terakhir ini dapat semakin dirasakan oleh masyarakat serta mampu mengantarkan bangsa Indonesia eksis berperan aktif dalam pergaulan dunia di abad 21,” harap Ahmad.