IAIN Takengon dan SKPD Aceh Tengah Jalin Sinergi Perkuat KKN Mahasiswa

Takengon (Kemenag) --- Ikhtiar meningkatkan kualitas dan memperkuat program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa terus dilakukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin sinergi dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di Kabupaten Aceh Tengah. Ada dua SKPD yang menjalin sinergi, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung. 

Sinergi para pihak ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor IAIN Takengon Zulkarnain, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Uswatuddin, dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Latief Rusdi.

Zulkarnain mengatakan, tahun lalu, kegiatan KKN mahasiswa sudah berkolaborasi dengan BKKBN dan Dinas Syari'at Islam. Saat itu, fokus program KKN adalah penguatan ketahanan keluarga di era pandemi, penguatan pendidikan era daring, ketahanan tata kelola ekonomi keluarga, serta upaya peningkatan kesejahteraan. 

"Tahun ini kita perkuat kembali program tersebut berdasarkan informasi dan data dari Dinas Pendidikan serta Dinas Pemberberdayaan Masyarakat dan Kampung," tegas Zulkarnain usai penandatanganan MoU di Takengon, Rabu (2/3/2022).

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerjasama Shaumiwaty melaporkan, hampir 300 mahasiswa tahun ini akan mengikuti KKN di tiga kabupaten, yaitu: Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Kabupaten Gayo Lues.

"Penyerahan mahasiswa peserta KKN kepada pihak terkait di tiga kabupaten tersebut direncanakan pada pertengahan bulan Maret ini," ujarnya 

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Abidah menambahkan bahwa semua tahapan dan dokumen teknis pelaksanaan KKN telah siap dikerjakan. Hal senada disampaikan Ketua Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kajian Budaya Gayo Almisry. Menurutnya, semua tahapan sudah siap, hanya perlu sedikit penyesuaian berdasarkan naskah MoU yang baru ditandatangani.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Uswatuddin menyambut baik kolaborasi dengan IAIN Takengon. Dia menekankan pentingnya penguatan SDM masyarakat dalam berbagai bidang melalui edukasi yang komprehensif, yang mungkin dapat disampaikan oleh para mahasiswa kepada masyarakat. 

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Latief Rusdi lebih lanjut mengatakan bahwa saat pembekalan mahasiswa peserta KKN, pihaknya akan hadir untuk menyampaikan materi yang dapat dipertimbangkan sebagai bahan bagi para mahasiswa.
Menurutnya, mahasiswa bisa menjadi duta untuk memperkuat identitas masyarakat melalui penerapan adat yang kini semakin memudar.

"Adat (Gayo) mengandung nilai etis dan estetis. Ini perlu keteladanan dan aparatur kampung harus dapat menjadi teladan untuk itu," tuturnya.

"Coba programkan ini," tandasnya.

Bersamaan penandatanganan MoU ini, dilakukan penyerahan buku Penguatan Ketahanan Keluarga di Tengah Pandemi oleh Wakil Rektor I dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung.