Kegiatan Kemahasiswaan PTKI Difokuskan pada Penguatan Moderasi Beragama

Serpong (Kemenag) --- Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam Kemenag menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Kemahasiswaan.

Rakor yang diikuti Wakil Rektor dan Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) ini membahas program dan kegiatan kemahasiswaan. Ke depan, program kemahasiswaan akan difokuskan pada penguatan moderasi beragama.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan seluruh even kemahasiswaan dilaksanakan agar segenap potensi, bakat, dan minat mahasiswa berkembang. Tidak kalah penting, even tersebut harus dapat memperkuat moderasi beragama dan  nasionalisme mahasiswa.

“Kita harus melahirkan profil mahasiswa yang mampu bekerjasama (to be learning together) sebagaimana amanah UNESCO”, pesan Dhani di Serpong, Senin (26/4/2021).

Direktur Diktis Ditjen Pendidikan Islam mengatakan kegiatan kemahasiswaan menjadi tempat terbaik untuk mendesiminasikan gagasan moderasi beragama kepada generasi millennial.

Suyitno berharap agar kegiatan kemahasiswaan semacam PWN PTK dan juga Olimpiade Sains dan Riset (OASE) harus memberikan nilai tambah kepada PTKI sendiri dan juga masyarakat. “Jangan sampai kegiatan itu dibuat sendiri, diikuti sendiri, dan dinikmati sendiri,” kata Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang ini. 

Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Ruchman Basori mengatakan pada tahun 2021 Diktis akan merealisasikan berbagai program, di antaranya KIP Kuliah, PWN PTK XV, OASE, dan kegiatan zona kemahasiswaan.

Kemenag juga akan menggelar Pelatihan Instruktur Nasional Moderasi Beragama bagi Mahasiswa. Selain itu, akan digelar juga Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Nasional.

Kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Kemahasiswaan digelar pada 26-27 April 2021. Selain WR/WK III PTKIN se-Indonesia, hadir juga Tim Pengawasan Penelitian dan Evaluasi PWN PTK, Kasi Kemahasiswaan Amirudin Kuba, Kasi Sarpras PTKIN Nuryasin, dan Kasi Sarpras PTKIS Otisia Arinindiyah. (RB)