Menag akan Afirmasi Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan komitmennya untuk memberikan afirmasi terhadap Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT).

Hal ini ditegaskan Menag saat memberikan sambutan sekaligus membuka Rakornas III DPP Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) di Jakarta. FKDT adalah wadah silaturahim bagi para guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT).

Rakornas mengangkat tema "Memperkuat Peran FKDT dalam Moderasi Beragama di Indonesia". Hadir, Ketua Umum DPP FKDT Lukman Hakim dan sejumlah pengurus, baik pusat maupun wilayah. Karena pandemi, Rakornas digelar secara hybrid, daring dan luring. 

"Saya tidak memberikan jaminan, tapi saya akan melakukan afirmasi terhadap FKDT," terang Menag di Jakarta, Sabtu (23/10/2021).

"Saya siap membantu, baik sebagai Ketua Dewan Penasihat FKDT maupun sebagai Menag," lanjut Menag sembari mengenang masa kecil saat dirinya menjadi santri MDT.

Menurut Menag, Madrasah Diniyah Takmiliyah mempunyai jasa yang luar biasa dalam pendidikan agama anak Indonesia. Jasa MDT utamanya dalam menumbuhkan karakter dan ketahanan moral anak, serta mengawal pemahaman agama mereka supaya menjadi pribadi yang kokoh dalam menghadapi tantangan zaman.

Namun demikian, Menag mengatakan bahwa FKDT juga harus mampu menemukenali masalahnya, sekaligus mencari solusinya. Sebab, yang memahami masalah FKDT tentu adalah para pengurusnya. Apalagi, banyak MDT yang lahir atas inisiatif masyarakat.

"Yakinlah, FKDT tidak sendirian. Pemerintah akan ikut mencarikan solusinya bersama sama. Tapi tidak bisa diserahkan semua ke pemerintah," jelasnya.

"Mari sama-sama cari solusinya agar lembaga yang sangat terhormat ini bisa menjadi solusi bagi nasalah bangsa," sambungnya.

Salah satu masalah yang mengemuka adalah terkait kesejahteraan guru. Selama ini, guru MDT mendapat bisyarah ala kadarnya yang bersumber dari dana bulanan (syahriyah) yang dibayarkan para siswa. Nilainya juga tidak besar, dab tidak sedikit yang menunggak, apalagi di saat pandemi.

Menag berharap Rakornas III ini bisa menemukenali masalah-masalah dalam penyelenggaraan FKDT sekaligus merumuskan langkah penyelesaiannya.