Menag Bahas Hak Beragama Bersama Komnas Perempuan

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik bagi seluruh umat beragama di Indonesia. Karenanya, Menag berkomitmen untuk menuntaskan tiap persoalan keagamaan. 

"Kita sama-sama tau persoalan yang ada. Mari sama-sama kita cari solusinya dengan baik dan bijaksana," kata Menag Yaqut saat menerima Audiensi Komisioner Komnas Perempuan, Terkait Hak Perempuan Pada Keyakinan Minoritas, di Jakarta, Selasa (12/10/2021).

"Kita perbanyak forum, untuk literasi persoalan yang kita rasakan. Literasi pengetahuan adalah kunci toleransi," tambah Menag Yaqut didampingi para Staf Khusus, Staf Ahli dan Kapus PKUB Nifasri. 

Menag menuturkan, diperlukan aksi nyata untuk menyelesaikan masalah diskriminasi dan keagamaan. "Caranya dengan memberi literasi kepada publik," ujar Menag. 

Hal ini juga bertujuan untuk mengikis pemahaman fanatik yang dimiliki pemeluk agama. "Fanatik agama penting, namun itu untuk diri sendiri,"imbuhnya. 

Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani menyampaikan terimakasih atas waktu audiensi yang diberikan Menag Yaqut. 

"Kami dari Komnas Perempuan ingin berdiskusi isu-isu keagamaan yang berkembang kepada Pak Menteri," kata Andy Yentriyani memulai pembicaraan. 

"Seharusnya kami hadir disini 15 orang, namun karena dimasa Pandemi, kami hanya sebagian saja," tambah Andy Yentriyani. 

Selain Andy Yentriyani tampak dari Kompas Perempuan lainnya, Olivia Salampessy, Dewi Kanti, Alimatul Qibtiyah, Veryanto Sitohang, Nahe'i Rahi, Dahlia dan Triana Komalasari. 

Salah satu permasalahan yang dibahas antara lain keinginan masyarakat yang berada dalam kelompok agama minoritas adalah pemenuhan hak status kependudukan.