Mengenal Nadia Shafiana Rahma, Peraih Santri Award 2021 Asal Surakarta 

Surakarta (Kemenag) ---  Pondok Pesantren Hadil Iman Surakarta patut berbahagia dan berbangga pada momen Hari Santri 2021 kali ini. Pasalnya, salah satu santrinya, Nadia Shafiana Rahma berhasil meraih Santri Award 2021 Bidang Seni dan Olah Raga. Predikat ini diumumkan pada Acara Puncak Malam Anugerah Duta Santri Nasional 2021, Festival Halal Fashion 2021 dan Santri Award 2021. 

Acara disiarkan langsung oleh TVRI, Kamis (21/10/2021) dari Grha Sabha Pramana UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin,  Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas , serta ketua PB NU Said Aqil Shiraj.

Nadia mengaku bersyukur dengan capaian yang diperolehnya. Ia pun bersyukur memiliki kesempatan belajar di pesantren.  Menurutnya, pesantren merupakan tempat pendidikan terbaik. Para santri telah mampu menguasai berbagai bidang keilmuan. Santri telah menjadi potensi bangsa yang tidak bisa dipandang sebelah mata. 

"Santri berhikmat dan mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara tercinta. Mengiringi perjalanan bangsa dan akan terus bersama membangun bangsa," kata Nadia.

Prestasi santri yang juga merupakan siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Surakarta (MAN 1 Surakarta) ini melengkapi berbagai prestasi yang telah ia ukir sebelumnya. Selama ini, Nadia Shafiana Rahma dikenal sebagai salah satu cerpenis dan novelis dari MAPK dan Pondok Pesantren Hadil Iman MAN I Surakarta. 

Dia telah menulis 37 buku novel, kumpulan cerpen, komik, dan esai yang diterbitkan oleh beberapa kementerian dan penerbit besar seperti KKPK Dar Mizan Bandung dan Indiva Solo. Karya Nadia juga banyak dimuat media cetak nasional dan lokal, seperti Kompas, Bobo, Media Indonesia, Harian Jogja, dan Kedaulatan Rakyat. 

Kepala MAN 1 Surakarta Slamet Budiyono sangat mengapresiasi prestasi yang telah diraih Nadia. "Tentu kami dari madrasah sangat bersyukur atas pencapaian salah satu siswi kami. Menjadi kebanggaan tentunya karena berawal dari kebiasaan menulis bisa menghantarkan Nadia bisa menjadi salah satu nominator Santri Award 2021. Kami berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi buat siswa yang lain," ujar Slamet Budiyono.

Saat ini diketahui Nadia berada di Amerika Serikat untuk mengikuti Program Pertukaran Pelajar, di Ellensburg High School (EHS) Washington Amerika Serikat selama satu tahun. Siswi yang lahir di Jakarta, 9 Januari 2004 ini menekuni bidang penulisan cerita pendek dan novel.

Buku dan karyanya juga diterjemahkan ke dalam bahasa asing (Inggris dan Jerman) dan dipamerkan di berbagai negara, seperti Malaysia, Inggris, Italia, Cina, Mesir, Turki, dan Jerman.  Nadia aktif dalam berbagai forum pelatihan, seminar, dan pertemuan penulis tingkat lokal, nasional, dan internasional,  sebagai  pembicara, trainer, maupun peserta. 

“Tema tulisan saya  itu dunia anak-anak dan anak muda,  seputar persaudaraan, persahabatan, kemanusiaan, kerukunan, kerja sama, cinta tanah air, budaya lokal, Islam yang damai dan ramah. Mungkin itu yang menarik perhatian dewan juri,” ucap Nadia saat dihubungi via telepon.

Dia juga telah memenangi banyak kompetisi menulis, komik, melukis, dan poster  tingkat Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Nasional. Dia juga telah menerima banyak penghargaan, misalnya Anugerah Kebudayaan RI dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Penghargaan Penulis Terpilih dari Menteri Kesehatan RI, dan Penghargaan Penulis dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa RI.

Nadia sampai saat ini merupakan pemegang rekor dunia sebagai pembicara termuda sepanjang sejarah 500 tahun pameran buku tertua dan terbesar di dunia Frankfurt Book Fair (FBF) Jerman.