MTsN 3 Jembrana Raih Emas Indonesia Education International Innovative Competition

Jembrana (Kemenag) --- Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 3 Jembrana kembali mengukir prestasi internasional. Mereka meraih medali emas Indonesia Education International Innovative Competition (IEI2C).

IEI2C merupakan lomba karya tulis yang diikuti 89 peserta dan berlangsung 19 - 20 Juni 2021. Terdapat empat  kategori lomba, yaitu Science, Technology, Business Plan, dan Junior Class. Tim MTsN 3 Jembrana meraih medali emas untuk kategori teknologi.

Tim MTsN 3 Jembrana terdiri dari Rahmat Maulana Ibrahim, Alfan Mufid Ramadhan, Muhammad Nabilurrahman, dan I Nyoman Agiel Raditya. Mereka mengenalkan inovasi bertajuk EX-GO (Expedition of Archipelago) Game. Yaitu, permainan edukasi berbasis ular tangga dengan penerapan teknologi QR-Code dan hologram.

Menurut Rahmat, ide awal penelitian ini berasal dari keinginan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kebudayaan Indonesia kepada rekan-rekan seusia mereka. Ide tersebut lalu diwujudkan dalam pengembangan media EX-GO Game.

“EX-GO Game merupakan media permainan yang menggabungkan aspek offline dan online. Aspek offline ditampilkan dalam bentuk permainan ular tangga konvensional, di mana terdapat komponen papan permainan, pionir, serta kartu-kartu permainan yang terdiri dari kartu pertanyaan, tantangan, dan informasi kebudayaan,” ujar Rahmat Maulana Ibrahim, di Jembrana, Jumat (25/6/2021).

“Seperti kita ketahui bahwa saat ini rekan-rekan seusia kami memang sering berkumpul bersama tapi masing-masing sibuk memainkan game di gadget-nya, sehingga interaksi diantara mereka terlihat sangat kurang. Hal inilah yang menjadi pertimbangan kami untuk mempertahankan aspek offline pada media EX-GO Game, yaitu supaya mendorong adanya interaksi diantara para pemain,” lanjut siswa yang akrab disapa Lana ini.  

Sementara aspek online dalam EX-GO Game, kata Lana, ditampilkan dalam fitur QR-Code dan hologram. QR-Code terdapat di dalam kartu infomasi budaya, yang apabila di-scan akan tersambung ke video penjelasan mengenai budaya dari provinsi tertentu dalam platform YouTube. Sedangkan fitur hologram menampilkan unsur kebudayaan dari suatu provinsi dalam bentuk proyeksi tiga dimensi sehingga pemain akan mendapatkan visualisasi yang jelas mengenai unsur kebudayaan tersebut.

Pengembangan media EX-GO Game dilakukan sejak bulan April 2021 di bawah bimbingan Suci Andhini Widoretno dan Izzatun Navis. Kedua pembimbing menyampaikan bahwa tantangan dalam mengikuti ajang ini bukan hanya dari segi penelitian saja, tapi juga dari sesi presentasi dan tanya jawab yang tentunya menggunakan Bahasa Inggris. Namun berkat kegigihan dan semangat dari para siswa, tantangan tersebut dapat dilalui.

Kepala MTs Negeri 3 Jembrana, Wifqi Rahmi, memberikan apresiasi atas prestasi  Lana dan kawan-kawan. Apalagi, ini bukan kali pertama mereka menorehkan prestasi di ajang internasional. Sebelumnya, Lana dan kawan-kawan juga berhasil meraih medali perak dalam ajang Malaysia Young Scientists Conference & Exhibition (MYSCE) 2021 melalui penelitian tentang Pengaruh Ogoh-Ogoh terhadap Minat Wisatawan di Kota Denpasar. Ajang yang berlangsung pada 20 - 21 April 2021 ini diikuti 179 peserta dari 4 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

“Saya ucapkan selamat kepada para siswa atas capaian prestasi yang luar biasa ini. Terima kasih juga kepada para pembina yang telah bekerja keras membimbing para siswa. Prestasi yang ditorehkan oleh para siswa ini tentunya tak lupa membuat saya bersyukur kepada Allah SWT dan semoga kita dapat bersama mewujudkan Madrasah Hebat, Bermartabat, dan Berkelas Dunia,” ujar Wifqi Rahmi.