Nuzulul Qur’an, Wapres Ajak Umat Islam Jadi Pelopor Green Economy

Jakarta (Kemenag) --- Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak umat Islam Indonesia untuk menjadi pelopor green economy (ekonomi hijau). Menurut Wakil Presiden, konsep green economy merupakan sebuah model ekonomi yang  telah dicontohkan dalam Al-Qur’an. 

“Kita sebagai umat Islam sudah semestinya menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan green economy. Saya berharap ulama menjadi pelopor dan penggerak konsep ekonomi hijau,” ujar Wapres saat memberikan sambutan secara virtual dalam Peringatan Nuzulul Qur’an 1442H/2021M, Kamis (29/4/2021) malam.

Wapres menyampaikan, green economy diyakini dapat mencegah efek rumah kaca dan mengatasi perubahan iklim. Karena, model ekonomi ini dibangun atas dasar kesadaran pentingnya ekosistem yang menyeimbangkan aktifitas manusia sebagai pelaku ekonomi dengan ketersediaan sumber daya alam yang terbatas. 

Sementara, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, peringatan Nuzulul Qur'an tahun 1442 H tahun ini merupakan momentum untuk terus mendekatkan diri dengan Al-Qur'an.

"Karena itulah peringatan Nuzulul Qur'an tingkat kenegaraan ini, merupakan bagian penting dalam menjaga tradisi Keislaman, khususnya dalam mendekatkan Al-Qur'an dengan kehidupan," kata Menag yang menyampaikan sambutan dari Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.  

Ia menambahkan, peringatan ini juga menjadi momentum untuk meneladani nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.  "Peringatan Nuzulul Qur'an yang jatuh tepat di bulan Ramadan adalah bagian penting dari Keislaman kita. Nuzulul Qur'an adalah momentum untuk terus mendekatkan diri dengan Al-Qur'an, meneladani spirit Al-Qur'an dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," papar Menag.