Pemulangan Jama'ah Haji Indonesia Kembali Melalui Terminal Timur Bandara Internasional KAA, Jeddah

Jeddah, (MCH) - Menjelang berakhirnya pemulangan jamaah haji Indonesia, 10 Desember mendatang; pihak General Authority of Civil Aviation atau GACA di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah secara mendadak memindahkan kembali pemulangan jamaah haji Indonesia melalui Terminal Timur. Tanggal 3 Desember 2011, pihak GACA berkirim surat kepada manajemen Garuda Indonesia di Jeddah mengenai rencana pemindahan tempat pemulangan jamaah haji Indonesia, kata Kepala Daker Jeddah H Ahmad Abdullah Yunus, MAp ketika dikonfirmasi wartawan Media Center Haji tahun 2011, di Jeddah, Senin (5/12) pagi.

Kadaker Jeddah menjelaskan bahwa pihak Garuda kemudian berkirim surat kepada Ketua PPIH Arab Saudi 1432 H/2011 Dr HM Syairozi Dimyathi dengan tembusan Kadaker Jeddah mengenai pemindahan itu. "Sebenarnya ini merepotkan, tapi kita ambil hikmahnya saja, " kata Abdullah. Sejak bulan lalu, pemulangan jamaah haji Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah dilakukan melalui Terminal Barat. Meski minim fasilitas dan kondisinya kurang baik, tapi akhir-akhir ini proses pemulangan jamaah haji Indonesia lebih lancar. Pemulangan jamaah haji Indonesia melalui Terminal Barat Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah baru tahun ini dilaksanakan. Persiapan perpindahan dilakukan termasuk oleh petugas PPIH Arab Saudi 1432 H/2011 M dengan menyiapkan karpet-karpet, meja, kursi, dan perlengkapan kerja lainnnya.

Ruang kesehatan untuk melayani jamaah haji Indonesia juga disiapkan di Terminal Barat. "Ini merepotkan. Kita harus angkut-angkut lagi ke Terminal Timur, " kata seorang petugas PPIH Arab Saudi yang kemarin pagi baru kembali dari bandara. Kadaker Jeddah mengakui meski merepotkan lagi, tapi diharapkan proses pemulangan jamaah haji Indonesia ke Tanah Air melalui Terminal Timur lebih lancar, karena fasilitasnya lebih lengkap. Meski jamaah haji Indonesia memperoleh satu gate, dibandingkan dengan Terminal Barat dua gate; tapi konter imigrasi di Terminal Timur lebih banyak.

Abdullah optimis proses pemulangan jamaah haji Indonesia mendatang lebih lancar bahkan lebih cepat dibaningkan jadwal semula. Ditanya harapannya untuk masa-masa mendatang, Kadaker Jeddah berharap jika ada rencana pemindahan agar direncanakan jauh-jauh hari; sehingga bisa melakukan langkah-langkah lebih baik. Hal itu perlu dilakukan karena itu menyangkut penempatan para petugas PPIH Arab Saudi 1432 H/2011 yang bertugas di bandara. Tahun ini sebanyak 382 kloter jamaah haji Indonesia pulang ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Hingga kemarin pagi, sebanyak 342 kloter jamaah haji Indonesia yang "terbang" melalui bandara itu. "Sisanya sekitar 40 kloter lagi, " jelas Ahmad Abdullah Yunus. (be)