Perdana, Kemenag Gelar Asesment Penjenjangan JF Analis Pengelolaan Keuangan APBN

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama untuk pertama kali menggelar Asesment Penjenjangan Jabatan Fungsional Analis Pengelolaan Keuangan (APK) APBN Ahli Muda ke APK Ahli Madya Tahap I 2022.

Asesment Penjenjangan JF APK ini merupakan kerja sama Biro Keuangan dan BMN dengan Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Agama. Assement yang diikuti puluhan peserta dari berbagai satuan kerja di Kemenag baik pusat dan daerah ini berlangsung 5 - 7 September 2022 di Wisma Kemenag Jalan Jaksa Jakarta Pusat.

Koordinator Fungsi Perbendaharaan dan Pelaksanaan Anggaran Biro Keuangan dan BMN Setjen Kemenag Agusli Ilyas mengatakan Asesment Penjenjangan Jabatan Fungsional Analis Pengelolaan Keuangan (APK) APBN Ahli Muda ke APK Ahli Madya di Kementerian Agama ini digelar berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Jabatan Fungsional APK Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara.

"Alhamdulillah di Kementerian Agama sudah hadir teman-teman penyetaraan jabatan dari eselon III ke APK APBN kemudian dari eselon IV ke APK APBN baik muda dan madya. Assement ini perlu dilakukan buat teman-teman untuk menguji kemapuan di bidang manajerial dan kontennya bukan teknis. Sebab konten teknis nanti akan diuji kembali oleh Kementerian Keuangan. Jadi tahapan ini akan menjadi pintu bagi teman-teman untuk mengikuti diklat," ujar Agusli, Senin (5/9/2022).

Menurut Agusli setelah assement ini dilakukan dan para peserta dinyatakan lulus oleh assesor Kementerian Agama, jenjang berikutnya mereka akan upload dokumen sertifikat barulah pihak Kementerian Keuangan akan melakukan diklat yang outputnya adalah angka kredit. Sebab APK dan PK APBN instansi pembinanya adalah Ditjen Perbendaharaan.

"Setelah diklat jabatan fungsional ini maka akan diuji kompetensinya kembali. Jadi nanti bisa saja mereka akan menjalani kenaikan pangkat IV B hingga IV C. Nah kalau sudah IV C Insyaalah di Kementerian Agama akan lahir jenjang jabatan APK APBN Ahli Utama atau setingkat dengan eselon dua," kata Agusli.

"Saat ini kita masih menunggu karena belum ada yang sampaike IV C. Kalau sudah ada akan kita usulkan ke KemenPANRB untuk jenjang utama seperti di JF Perencana. Inilah yang kini ditunggu oleh Kementerian Keuangan sebab dari semua KL, APK APBN Ahli Utama itu baru ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tapi ini akan ada sebab di perencana sudah ada Ahli Utama masa di keuangan tidak ada. Harapan kami yang ikut assement ini semuanya lulus," sambung Agusli.

Ia menambahkan usai assement tahap I ini, Biro Keuangan dan BMN bersama Biro Kepegawaian Setjen Kemenag akan kembali menggelar assement tahap II yang akan diikuti lebih dari 500 peserta.

"Kalau assement tahap I ini berhasil kami akan melanjutkan ke assemen tahap II yang akan diikuti 500 peserta. Sebab sertifikat assemen ini berlaku selama dua tahun dan ini akan bisa digunakan untuk penyesuaian naik jenjang," tandasnya.