PrayFromHome Bergulir, Kemenag Sulsel Gelar Doa Daring Empat Hari

Makassar (Kemenag) --- Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat untuk terus memanjatkan doa bagi keselamatan negeri di tengah pandemi. Ajakan yang bertajuk #PrayFromHome ini terus bergulir di berbagai daerah.

Salah satunya di Sulawesi Selatan. Kanwil Kemenag setempat mengajak masyarakat Sulsel untuk melangitkan doa dan harapan. Ajakan ini dikemas dalam Acara Zikir dan Doa Bersama yang akan digelar selama empat hari, 14 - 17 Juli 2021.

Menurut Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni, Zikir Dan Doa Bersama yang mengangkat tema “Ikhtiar Batin Kemenag Sulsel untuk Keselamatan Bangsa” dengan Tagar #KemenagSulselBerdoa.

"Selain mendoakan warga yang sudah wafat, kita juga akan mendoakan yang terbaik untuk para pejuang yang berada di garda terdepan dalam melawan Covid-19, seperti tenaga kesehatan, aparat keamanan, relawan, masyarakat dan semua yang sudah berjuang dan berkorban untuk mengatasi pandemi ini,” ucap Kakanwil di ruang kerjanya usai memimpin rapat persiapan bersama jajarannya, Selasa (13/7/2021).

Berdasarkan data Satgas Covid-19, saat ini ada 1.040 warga Sulsel yang meninggal dari 68.330 Kasus (2,7 % dari Angka Total Nasional). Sebanyak 4.088 orang sedang menjalani perawatan. Saat ini Provinsi Sulsel berada di urutan ke-8 Nasional.

”Doa merupakan ikhtiar batin, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi ini segera usai. Dengan berdoa, kita kuatkan spiritualitas, optimisme, harapan, dan keyakinan bahwa kita dapat menghadapi pandemi ini dan kondisi akan segera kembali normal. Zikir dan doa bersama ini merupakan ikhtiar batin untuk menyempurnakan upaya lahir yang sudah dilakukan oleh pemerintah dan berbagai pihak dalam menangani pandemi ini,” jelas Khaeroni.

Ikhtiar batin ini, lanjut Khaeroni, diharapkan mampu menggerakkan kesadaran dan optimisme bersama seluruh lapisan masyarakat yang ada di Sulawesi Selatan untuk terus mendoakan negeri ini, khususnya Sulsel. "Sebab, kita tidak pernah tahu, dari mulut siapa doa ini diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," paparnya lagi.

Zikir dan doa bersama akan dilakukan secara daring (zoom meeting dan streaming medsos Kemenag Sulsel). Doa bersama dilaksanakan 14 Juli 2021. Puncak acaranya dilaksanakan pada 17 Juli 2021, dengan melibatkan seluruh Bidang, Pembimas dan Unit Kerja yang ada di Lingkup Kanwil sebagai penanggungjawab kegiatan.

Kakanwil berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan kekuatan solidaritas bersama untuk bersinergi dan gotong royong dalam menghadapi pandemi, serta memberikan kesadaran tentang pentingnya nikmat kesehatan sehingga harus dijaga dengan baik.

"Semoga ini tidak sekedar seremoni belaka dan terbatas pada waktu empat hari tersebut. Tapi, ini bisa menjadi gerakan kesadaran bersama seluruh lapisan masyarakat untuk secara terus menerus dilakukan, meskipun dari rumah, apalagi di kondisi PPKM saat ini," pungkas Kakanwil. (wrd)