Rupa-rupa Giat Ramadan, Pesantren Nihadlul Qulub Isi dengan Pengajian Milenial 

Moga (Kemenag) --- Bukan membedah kitab kuning, Pesantren Nihadlul Qulub memilih mengisi Ramadan dengan pengajian milenial. Pesantren ini melatih kaum milenial terkait metodologi dakwah di era kekinian.

Mengangkat tema "Pelatihan Sinematografi Dakwah Milenial," pesantren yang berlokasi di Kawasan perbukitan Moga, Jawa Tengah ini melatih para santri yang concern di bidang medsos dan digital. Tujuannya, agar mereka memiliki skill yang makin mumpuni di dunia dakwah, tidak hanya terkait materi pengetahuannya, namun juga metodologi dakwah dan persebarannya. 

Kegiatan ini berlangsung 10 hari, 6-15 April. “Kami fokus melatih kader untuk dapat mengartikulasikan pesan-pesan kyainya melalui medsos dan digital dalam rangka persebaran nilai-nilai Islam secara lebih luas sesuai kondisi zamannya,” terang Pengasuh Pesantren Nihadlul Qulub, Ustadz Ali Sobirin, di Moga, Jumat (8/4/2022).

“Harapan kami, sepulang pelatihan, para santri utusan pondok pesantren ini dapat melakukan kegiatan dakwah melalui media sosial, mulai dari memproduksi wejangan atau nasehat kyai/nyainya, qaul ulama, sampai hadits ataupun shirah nabawiyyah dan ayat-ayat Qur'an,” sambungnya.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Ali ini, pelatihan melibatkan sejumlah narasumber nasional yang kompeten di bidangnya. Misalnya, Salamun Ali Mafaz, sineas muda pengarang novel best seller Mekah I'm Coming yang novelnya itu sudah naik ke  layar lebar. Desain grafis diisi oleh Hendri Lisdian, Ketua Lakpesdam PCNU Kota Tegal yang memang seorang disainer grafis. Materi editing video dimentori Wahyu Gitara, pengurus LTN PCNU Kab. Tegal yang sudah malang melintang di bidang video periklanan.

“Ada juga Kendi Setiawan, seorang jurnalis nasional dan seni peran, yang memandu peserta via daring. Narasumber lainnya adalah Andi, seorang pelaku SEO (search engine optimation) dan Facebook Ads untuk materi strategi perluasan konten,” ujarnya.

Selain materi teknikal, lanjut Ali, para santei juga mendapat materi pembekalan spiritual dalam bentuk mujahadah yang digelar setelah Salat Asar dengan zikir istighatsah dan Waqi'ahan untuk fokus jalbur rizq (menarik rizki). Diadakan juga pembacaan Salawat Jibril, setelah Salat Maghrib.

Ada juga materi khusus dalam hal pembenahan karakter. Yaitu, dengan pendekatan Teknologi Ruh yang digelar selepas jamaah Tarawih. Materi ini disampaikan pengasuh Pondok Pesantren Nihadlul Qulub, Ali Sobirin, yang juga peramu buku tersebut. Adapun setelah Subuh, dilakukan kegiatan tadarusan.

Pelatihan ini diikuti oleh para remaja dari pondok pesantren, SMP, SMA, SMK dari Tegal dan Pemalang, dan beberapa mahasiswa. Pondok Pesantren Nihadlul Qulub terletak di kawasan perbukitan pada salah satu sisi kaki Gunung Slamet. Udara di pesantren ini masih sangat jernih dengan air yang juga sangat sejuk. Pesantren ini tepatnya berlokasi di Jl. Soka, desa Moga, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.