Tahun Depan Paspor Internasional Di Berlakukan

Riyadh, Kementrian haji Arab Saudi mulai tahun depan atau 1430 hijriah akan memberlakukan paspor internasional bagi kedatangan jemaah haji dari seluruh Negara terhitung mulai musim haji yang akan dating 1430 hijriah ( 2009 ). Berdasarkan suarat yang ditandatangani oleh mentri haji arab Saudi, Dr. Fouad bin abdulsalam Al-farsi, tertanggal 3 Desember 2008 yang di tujukan kepada kantor kedutaan besar republic Indonesia di Riyadh arab Saudi, edaran sangat penting tersebut disampaikan langsung kepada duta besar Indonesia Prof.DR.Salim Segaf Aljufri. Saat di temui di kantornya, dikawasan ummu hammam kota Riyadh arab Saudi, duta besar mengatakan putusan pemberlakuan paspor internasional atau paspor hijau tersebut di putuskan oleh pemerintah arab Saudi sejak tanggal 2 November 2008 lalu dan baru diedarkan tanggal 3 desember beberapa waktu lalu. Sementara itu ketika ditanyakan mengenai paspor cokelat yang selama ini digunakan oleh jemaah haji Indonesia, dubes salim menyatakan pemerintah Indonesia seharusnya mengikuti aturan tersebut, hanya saja bukan berarti sistim yang ada di buang melainkan di revisi dan di restrukturisasi dengan menempatkan orang-orang yang bekerja secara professional dan proforsional. Di akuinya, pihak KBRI selama ini ditempatkan sebagai coordinator panitia haji dan bukan dalam kapasitas kebijakan, sehingga sulit mencampuri manakala muncul dalam pelaksanaan ibadah haji. Surat edaran sangat penting dari kementrian haji kepada seluruh pihak yang berkepentingan dalam urusan haji di Negara-negara asal para jamaah, sekiranya dapat di penuhi dan dipatuhi, serta dilakukan persiapan-persiapan yang diperlukan untuk disesuaikan haji tahun ini, 1429 hijriah. ( Jaka Lelana )