UIN Antasari Fasilitasi Peserta Difabel dalam UM-PTKIN 2022

Banjarmasin (Kemenag) --- Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin memberikan fasilitasi terhadap peserta difabel saat mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2022. Peserta difabel itu Bernama Ahmad Nazimullah.

Ahmab Nasibullah tiba di Ruang Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data, Gedung Pusat Sumber Belajar Kampus Banjarmasin, Rabu (15/6/2022). Ia dijemput dari Martapura (Kabupaten Banjar), untuk mengikuti pendampingan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2022, yang difasilitasi Universitas Islam Negeri Antasari.

Penyandang disabilitas netra ini disambut Anggota Pokja Humas Panitia Nasional Sistem Seleksi Elektronik (SSE) UM-PTKIN 2022 H. Suhirman Adita, S.Ag., M.Pd. (UIN Mataram), dan Mawardi Ahmad, M.Pd.I. (UIN Raden Fatah Palembang).

Nazimullah juga mendapat kesempatan berbagi motivasi dan inspirasi ke banyak orang secara virtual, yang juga dihadiri Rektor UIN Antasari Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A. Dalam gelar wicara ini, Nazimullah ternyata berprestasi saat Pekan Paralimpik Nasional 2021 di Papua, di Cabang Olahraga Tenis Meja.

“Untuk itu saya berharap, dengan prestasi-prestasi yang sudah saya capai, saya bisa mendapatkan beasiswa untuk masa kuliah saya di UIN Antasari di Banjarmasin ini,” ucapnya yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, termasuk kepada Rektor UIN Antasari.

Saat sesi ke-3 UM-PTKIN dimulai, Nazimullah pun dipandu lagi ke ruang ujian, yang disambungkan langsung ke panitia nasional. Di sini ia mendengarkan pembacaan soal dari pendamping panitia lokal, sekaligus penjelasan soal yang berbentuk gambar ataupun Bahasa Arab oleh guru di sampingnya.

Dengan semua bentuk fasilitasi ini, Panitia Pusat berharap UIN Antasari bisa menjadi percontohan nasional di kemudian hari, dengan membuka program khusus bagi para penyandang disabilitas.