Bersama Yesus Badai Pasti Berlalu

Shalom. Pemirsa Mimbar Kristen di mana saja berada. Kajian pekan ini mengangkat tema Bersama Yesus Badai Pasti Berlalu. 

Firman Tuhan kita baca dari Matius 8:23-27 yang berbunyi sebagai berikut: Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun mengikuti-Nya. Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa." Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya: "Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?"

Dari Firman Tuhan yang kita baca hari ini, ada empat hal yang akan kita pelajari. Pertama, bersama Yesus bukan berarti tidak ada masalah. Pada ayat yang kita baca, Matius 8:23, lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-muridNya pun mengikutiNya. Dari ayat ini kita baca bahwa Yesus ada bersama murid-muridNya, ternyata mereka menghadapi tantangan yaitu angin ribut. Mungkin ada di antara kita berpikir ikut Yesus semua aman, tidak ada masalah seperti jalan tol, bebas hambatan. Mungkin ada yang berkata, sebelum ikut Yesus aman-aman saja, setelah ikut Yesus semakin banyak tantangan yang dihadapi. 

Yesus tidak pernah berjanji ketika mengikuti Dia, tidak ada masalah. Tetapi Ia berjanji bahwa Ia menyertai. Ini tercatat pada Matius 28:20b, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir jaman. Di ayat yang ke 24 yang baru saja kita baca, sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu sehingga perahu itu di timbus gelombang tetapi Yesus tidur.

Masalah itu datang sekonyong-konyong. Artinya tiba-tiba, mendadak, seperti saat ini pandemi Covid-19 yang sedang dihadapi oleh banyak orang dan banyak negara tidak ada yang mengira, mendadak, membuat orang menjadi panik dan takut. Puji Tuhan, kabar baiknya di mana Yesus hadir, di situ ada pertolongan.

Tadi kita baca di dalam Matius 8:26b berkata Yesus menghardik angin dan danau itu menjadi teduh sekali. Banyak dicatat dalam Firman Tuhan, di mana Yesus hadir, di situ ada pertolongan, ada mujizat, ada jalan keluar. Air menjadi anggur pada waktu perjamuan kawin di Kana, ketika mereka kehabisan anggur.

Di dalam Yohanes 2:1-11, lima roti dan dua ikan untuk lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak. Di catat dalam Matius 14:13-21, Yesus juga menyembuhkan orang buta sejak lahir, ini dicatat pada Yohanes 9, Yesus menyembuhkan perempuan yang sakit pendarahan 12 tahun, Matius 9:18-26, membangkitkan Lazarus yang mati dicatat dalam Yohanes 11, dan banyak lagi yang dicatat di dalam Firman Tuhan.

Kedua, siap menghadapi badai. Ayat 24 yang kita baca tadi berkata sekonyog-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. Kita tidak pernah tahu kapan badai masalah tantangan itu datang, tanpa permisi, tanpa diundang, dia datang sekonyong-konyong, mendadak. Karena itu, Firman Tuhan ingatkan kita agar senantiasa berjaga-jaga, seperti sepuluh gadis, lima yang bijaksana, lima yang bodoh membawa pelita tetapi tidak ada minyak. Ini dicatat dalam Matius 25:1-13. Dalam Matius 25:13 berkata: karena itu berjaga-jagalah karena kamu tidak tahu hari dan saatnya. 

Ketiga, tidak takut badai  Kita tidak takut badai karena kita tahu kita tidak sendiri. Ada Yesus yang siap menolong. Ada banyak dicatat dalam Firman Tuhan sebagaimana dalam Yesaya 41:10 berkata: Janganlah takut sebab Aku menyertai kamu, jaganlah bimbang sebab Aku ini Allahmu. Aku akan meneguhkan bahkan akan menolong engkau, Aku akan memegang engkau dengan tangan kananKu yang membawa kemenangan.

Dalam Mazmur 46:2-4 dikatakan: Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan, sangat terbukti. Sebab itu, kita tidak takut sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang dalam laut, sekalipun ribut dan berbuih airnya,  sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. 

Keempat, badai pasti berlalu. Dalam Matius 8:26, Ia berkata kepada mereka, mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya? Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu maka danau itu menjadi teduh sekali. Bersama Yesus, badai, tantangan, persoalan yang ada di hadapan kita pasti berlalu, pasti ada jalan keluar yang terbaik.

Tuhan Yesus yang kita sembah, Dia adalah Allah yang hidup, yang berkuasa di Sorga dan di Bumi sebagaimana dicatat dalam Matius 28:18, syukur kepada Allah yang telah memberikan kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, ini dicatat dalam 1 Koritus 15:57, 1 Koritus 10:13, Firman Tuhan berkata demikian, pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia, sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu, pada waktu kamu dicobai, Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar sehingga kamu dapat menanggungnya. Karena itu, pergumulan, tantangan, kekuatiran yang kita hadapi apapun bentuknya, pasti ada jalan keluar. Bersama Yesus badai pasti berlalu, termasuk menghadapi Covid-19. Amin