Menjadi Bangsa yang Kuat

“Ananda, selama bangsa Vajji berkumpul secara rutin, bertemu dengan rutin, berpisah dengan rukun, dan manjalankan tugas dengan rukun, mereka akan menjadi bangsa yang bermartabat, kuat, maju, tidak mengalami kemunduran” (Mahaparinibbana Sutta).

Berbagai permasalahan serius yang dihadapi dunia hari ini, mulai dari ancaman Covid-19, perang Rusia-Ukraina, dan krisis energi, dapat berujung pada kondisi krisis global yang berkepanjangan jika tidak segera ditangani dengan baik. Indonesia sebagai bagian dari masyarakat global harus mewaspadai dan mengantisapi dengan baik adanya ancaman resesi global yang kemungkinan akan melanda. Pemerintah dengan melibatkan para pakar ekonomi dan kebijakan, perlu melakukan dialog, bermusyawarah dengan intens untuk merumuskan langkah dan kebijakan sehingga kondisi saat ini tidak begitu berdampak buruk bagi kehidupan ekonomi Indonesia. 

Bapak Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa terutama pemangku kepentingan untuk waspada sehingga Indonesia tidak mengalami keruntuhan ekonomi. Masyarakat umum harus memahami dengan penuh kebijaksanaan bahwa dunia memang sedang mengalami kondisi ekonomi yang tidak normal. Dengan pemahaman sejak dini maka berbagai ancaman resesi akan dihadapi dengan penuh kehati-hatian dan ketenangan, tanpa menimbulkan kegaduhan politik dan ekonomi yang justru akan memperburuk kondisi yang ada.

17 Agustus 2022 merupakan momen istimewa seiring peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia. Di tengah ancaman resesi global, tetap terpancar spirit optimisme dan kebangkitan menuju kejayaan. Panitia Nasional Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia telah merumuskan tema sekaligus logo HUT RI tersebut, yaitu “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”. HUT kemerdekaan menjadi momen yang sangat penting bagi kebangkitan semangat juang menghadapi berbagai ancaman resesi global dan Covid-19 yang juga belum usai. 

Bercermin pada semangat juang para pahlawan yang dalam segala keterbatasan mampu membawa bangsa Indonesia keluar dari krisis multidimensi dalam wujud penjajahan, maka sebagai generasi penerus bangsa yang membawa genetik perjuangan, sudah seharusnya memiliki bara semangat keluar dari ancaman resesi global dan Covid-19. Estafet perjuangan harus diwariskan dalam setiap generasi sehingga muncul generasi unggul yang mampu berpikir dan bertindak tepat dan cepat dalam menghadapi berbagai ancaman yang ada. Perjuangan pada dimensi kebangkitan dan kemandirian ekonomi serta upaya pulih dari dampak Covid-19 merupakan tugas nyata yang ada di depan mata. Seluruh eleman bangsa harus memiliki kesadaran bersama memikul tanggungjawab ini, bahu membahu, bersatu padu menuju pencapaian gemilang. 

Dalam konteks Buddhis, bangsa yang kuat tidak lahir dengan sendirinya. Kekuatan sebuah bangsa ditopang oleh berbagai hal yang saling bersinergi antara satu dengan yang lain. Teks Mahaparinibbana Sutta menjelaskan rumusan nyata menuju kejayaan suatu bangsa atau dikenal dengan istilah Raja-aparihaniyadhamma, bila sebuah bangsa mampu mempraktikkan rumusan yang ada, maka berbagai krisis dan ancaman yang ada tidak akan mampu menghancurkannya melainkan akan cepat bangkit menuju kejayaan. 

Raja-aparihaniyadhamma dirumuskan oleh Buddha sendiri, dikhotbahkan kepada bangsa Vajji di Cetiya Saradanda Vesali, dipegang teguh dan dijalankan oleh bangsa Vajji dengan baik sehingga mereka dapat keluar dari berbagai ancaman krisis serta perang dan kemudia menjadi bangsa yang jaya. Rumusan Raja-aparihaniyadhamma adalah: 1). Sering melakukan musyawarah bersama; 2). Berkumpul dengan rukun, hidup dengan rukun; 3). Menjunjung konstitusi yang disepakati; 4). Menghormati  dan mentaati nasehat para sesepuh; 5). Menghormati dan melindungi kaum wanita; 6).  Menjalankan kewajiban agama; 7). Menghormati para suci dan bijaksana. 

Teks kuno ajaran Buddha Raja-aparihaniyadhamma, jika dicermati isinya dengan baik, tidak akan lekang oleh zaman. Pesan berupa persatuan, musyawarah, kerukunan, taat konstitusi, menghargai kesetaraan gender, mendengarkan pemikiran para bijaksana, semuanya merupakan unsur-unsur vital bagi sebuah bangsa untuk bangkit dan jaya. 

HUT RI 17 Agustus 2022 adalah momen untuk melakukan kristalisasi semangat bangkit dari ancaman resesi dan Covid-19. Sebagai umat Buddha, aktualisasi nilai-nilai Raja-aparihaniyadhamma dapat dipedomani sehingga umat Buddha akan mampu berkontribusi dan menyumbangkan solusi sesuai dengan bidangnya masing-masing. Selamat merayakan HUT Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia. Semoga Bangsa Indonesia semakin jaya. 

Semoga semua makhluk hidup berbahagia.