Kamis, 18 Oktober 2018

Kemenag Kirim Dosen PTKI Kembangkan Metodologi Riset di Leiden University

  • Selasa, 14 November 2017 12:08 WIB

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama mengirim 12 dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk mengikuti program Short Course Metodologi Penelitian di Leiden University. Program ini berawal dari penandatanganan MoU antara Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Kamarudin Amin dengan pihak Leiden University yang diwakili oleh Nico Kaptein. 

Menurut Kamaruddin Amin, program pengiriman dosen ke universitas di luar negeri bertujuan mempersiapkan sumberdaya manusia Indonesia yang berkualitas dan memiliki daya saing internasional. “Kerjasasama seperti ini diharapkan menjadi sinergi produktif untuk meningkatkan tradisi akademik dosen PTKI dalam jejaring internasional,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/11). 

Plt. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Imam Safei mengatakan, pelaksanaan program Short Course Metodologi Penelitian di Leiden University akan berlangsung satu bulan. Program ini dimaksudkan untuk mengembangkan metode penelitian dengan pendekatan multidisiplin ilmu. 

“Para dosen yang dikirim oleh Diktis ke kampus Leiden diharapkan mampu menerapkan integrasi keilmuan setelah mengikuti Short Course selama satu bulan. Metodologi penelitian yang didapatkan agar diimplementasikan di kampus masing-masing,” jelas Imam.

“Kami smpaikan apresiasi kepada pihak Leiden University yang telah menerima para dosen PTKI untuk melakukan penyegaran keilmuan dalam skema training metodologi riset,” sambungnya. 

Kasubdit Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Muhammad Zain menyampaikan kepada para dosen peserta program ini agar tidak berhenti setelah mengikuti training. Saat melepas keberangkatan, Zain meminta para peserta terus melakukan riset sebagai tradisi akademik di perguruan tinggi. 

Zain juga berharap peserta dapat memanfaatan sumber-sumber keilmuan termasuk manuskrip yang melimpah di KITLV dan perpustakaan Leiden University. Peserta program ini telah melakukan mini riset di Indonesia. Untuk proses penyempurnaan, mereka melakukan library research dengan referensi yang berkaitan dengan metodologi penelitian. 

“Setelah sampai ke Indonesia, peserta agar menindaklanjuti riset masing-masing yang telah dibimbing oleh profesor di Leiden University,” demikian harap Zain. (wildan)
 

Sumber : Diktis
Penulis : Kontri
Editor : Khoiron
Dibaca : 723 kali