Senin, 28 Mei 2018

Di Mata Gubernur Kaltim, Menag Sosok Penyejuk Umat

  • Rabu, 14 Februari 2018 19:19 WIB
Menag Lukman bersama Gubernur Kaltim H.Awang Faroek Ishak di Kampus IAIN Samarinda (Foto: Rusydi)

Samarinda (Kemenag) --- Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim)  Awang Faroek Ishak menilai Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sebagai sosok penyejuk bagi umat beragama di Indonesia.

Menurut Awang Faroek, semua agama di Indonesia mencintai Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.  Ia mengaku selalu menyimak pernyataan-pernyataan Menteri Agama di media massa terkait kerukunan umat beragama.

“Mudah-mudahan kedatangan Menteri Agama ke IAIN Samarinda ini menambah semangat kami untuk membangun pendidikan keagamaan berkualitas dan menebarkan semangat kerukunan antar umat beragama,“  ujar Awang Faroek diikuti aplaus mahasiswa dan undangan Seminar Internasional yang mengusung tema  Revitalizing The Role Of Islamic Higher Education Towards Cultural Transformation And Radicalsm Prevention, di IAIN Samarinda, Rabu (14/02).

“Saya senantiasa menyimak komentar dan pernyataan Menag yang menyejukan di televisi.  Setiap kata-kata Menag itu selalu menyejukan dan dapat diterima oleh seluruh agama yang ada di Indonesia," sambungnya

Awang Faroek menambahkan,  hingga saat ini tidak pernah ada konflik agama dan etnis di Kalimantan Timur. Inilah yang membuat Provinsi Kaltim menjadi pilihan bagi investor untuk berinvestasi. Kerukunan bergama selalu terjaga dan berjalan dengan baik di Kaltim.

“Masyarakat Kaltim mencintai harmoni kedamaian.  Terima kasih kepada forum koumunikasi lintas agama dan forum komunukasi umat beragama yang turut membantu menjaga harmoni kedamaian di Kaltim. Saya tegaskan di hadapan Pak Menteri Agama, tidak ada intoleransi di Kaltim," kata Awang Faroek.

Gubernur Kaltim ini juga berharap Menag Lukman Hakim Saifuddin mendukung IAIN Samarinda menjadi Univeritas Islam Negeri. “Semoga kedatangan Menteri Agama ke Kalimantan Timur selanjutnya akan meresmikan IAIN menjadi UIN Samarinda. Apalagi IAIN Samarinda saat ini menjadi kampus revolusi mental di Samarinda," harap Awang Faroek.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kaltim bersama Menag Lukman Hakim Saifuddin didampinggi Dirjen Pendis Kamaruddin Amir menekan tombol sirine sebagai tanda dibukanya Seminar Internasional, Temu Tokoh Lintas Agama, peresmian Pusat Studi Islam dan Pancasila, serta peletakan batu pertama pembangunan Auditorium Kampus II IAIN Samarinda .

Tampak hadir dalam acara, Rektor IAIN Samarinda H.Mukhammad Ilyasin, Kakanwil Kemenag Kaltim, Kakanwil Kemenag Kaltara, Ketua DPRD Kaltim, Kejati Kaltim, tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama serta Forkominda Provinsi Kalimantan Timur.

Sumber : -
Penulis : benny andriyos
Editor : Khoiron
Dibaca : 706 kali