Kamis, 18 Oktober 2018

Presiden Shalat Isya dan Tarawih Malam Pertama Ramadan di Istiqlal

  • Rabu, 16 Mei 2018 21:54 WIB
Foto: Arief

Jakarta (Kemenag) --- Malam pertama Ramadan 1439H, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjamaah Shalat Isya dan Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (16/05) malam. Memakai kopiah hitam, baju putih dipadu sarung berwarna coklat, Presiden datang didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menkopolhukam Wiranto, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan sejumlah pejabat tinggi.

Presiden sampai di Ruang Utama Masjid Istiqlal sekitar Pukul 18.54 WIB. Selang sekitar lima menit kemudian,  azan Isya berkumandang,  diawali pemukulan bedug.

Selepas Isya, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar menyampaikan ceramah. Mantan Wakil Menteri Agama ini mengingatkan agar masyarakat tidak lupa berniat puasa Ramadan.

“Bulan yang telah sekian lama kita tunggu telah datang. Semoga kedatangan Bulan Suci Ramadhan ini mampu memberi hujan bagi hati kita yang kering menjadi basah, pikiran kita yang bengkok menjadi lurus dan jiwa kita yang kasar menjadi lembut. Untuk itu, kami ingatkan, pada malam pertama Ramadan ini, jangan sampai kita lupa untuk niat puasa. Jadi, niat puasa itu lebih afdhal dilakukan di malam hari, dari pada pagi hari menjelang imsyak,” terang Nasar.

“Imam Syafi’i yang madzabnya dipakai oleh mayoritas Umat Islam di Asia Tenggara, Afrika dan sebagian Pakistan, menganjurkan seusai mendirikan Shalat Tarawih, kita niat puasa tiap hari. Memakai Bahasa Arab boleh, Bahasa Indonesia juga boleh,” imbuh Nasar.

“Sementara, menurut Imam Abu Hanifah, lanjut Nasar, niat Puasa Ramadhan cukup dilakukan sekali saja, pada malam pertama Ramadhan. Saya, mengimbau kepada Umat Islam untuk memakai dua madzab tersebut, agar jika kita lalai, Puasa kita tetap sah,” katanya lagi.

KH Nasar juga mengingatkan tentang beberapa hal yang bisa membatalkan puasa, antara lain: makan dan minum dengan sengaja, melakukan hubungan suami istri, onani, menyuntikkan nutrisi ke dalam tubuh agar tubuh fit, dan merokok. "Bahkan melakukan kebohongan besar (fitnah) juga bisa membatalkan puasa,” imbuh Nasar

Rektor PTIQ Jakarta ini juga membedah hal-hal yang membatalkan puasa dalam perspektif tasawuf.

Selesai Isya dan Tarawih berjamaah, Presiden Jokowi dan rombongan sekitar pukul 20.43 WIB, meninggalkan Masjid Istiqlal.

Pada malam perdana Ramadhan 1439 H ini, belasan ribu Umat Islam dari Jakarta dan sekitarnya mendirikan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Istiqlal

Sumber : -
Penulis : pujiyanto
Editor : Khoiron
Dibaca : 1.111 kali