Rabu, 26 September 2018

Kemenag Rumuskan Program Strategis Moderasi Islam pada Pendidikan

  • Rabu, 11 Juli 2018 15:56 WIB

Depok (Kemenag) --- Kementerian Agama tengah merusmuskan program strategis implementasi program moderasi Islam pada pendidikan. Perumusan ini digelar dalam diskusi antar praktisi pendidikan yang berlangsung di Depok, Jawa Barat.

Sesditjen Pendidikan Islam Isom Yusqi berharap energi pendidikan dapat disalurkan untuk mengatasi permasalahan radikalisme. Sebab, pendidikan memegang peran sentral dalam memengaruhi pola pikir dan perilaku seseorang. 

"Seluruh direktorat harus mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan program diseminasi dan implementasi moderasi Islam," ujar Isom di Depok, Senin (09/07). 

“Pokja Moderasi Islam harus mengkoordinasikan program-program tersebut,” sambungnya.

Hal lain yang disorot Isom Yusqi terkait definisi radikalisme. Menurutnya, radikalisme berkaitan erat dengan penggunaan ajaran agama untuk melawan negara. 

"Menggunakan pemahaman  mazhab tertentu untuk memecah belah bangsa dan melawan negara, itulah radikalisme yang harus diberi perhatian serius," tegasnya.

Forum diskusi ini dihadiri Pokja Moderasi Islam Ditjen Pendidikan Islam. Selaku pemandu diskusi, Anis Masykhur mengajak peserta untuk melakukan analisis masalah tumbuhnya radikalisme. 

"Dengan merujuk kepada beberapa penelitian, beberapa program dirumuskan dan akan didistribusikan sesuai dengan kewenangan direktorat masing-masing," papar Anis menjelaskan. 

Ketua Pokja Aceng Abdul Aziz yang juga Kabag Keuangan menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan tim yang dapat menuntaskan desain implementasi moderasi Islam untuk jangka pendek ini. 

"Program-program ini akan dilaksanakan untuk dua tahun ke depan," jelasnya. 

Program ini menjadi aksi nyata kepedulian Kementerian Agama dalam menanggulangi tumbuh kembangnya radikalisme beragama. (n15)
 

Sumber : Setditjen Pendis
Penulis : Kontri
Editor : Khoiron
Dibaca : 690 kali